Mateng, RelasiPublik.id — Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karossa, Mamuju Tengah, Wilton Simbong melakukan pemantauan langsung terhadap penyerahan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDI Mora 1, Rabu (21/5).
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas makanan yang diberikan kepada siswa tetap terjaga dan sesuai dengan standar gizi yang telah ditetapkan.
Pemantauan dilakukan sejak proses distribusi makanan hingga pembagian kepada para siswa di lingkungan sekolah.
Dalam kesempatan itu, Wilton Simbong meninjau kondisi makanan, kebersihan tempat penyajian, serta memastikan menu yang disiapkan memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah.
Wilton mengatakan pengawasan secara langsung menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program MBG agar makanan yang diterima siswa benar-benar layak konsumsi, higienis, dan memiliki kandungan gizi seimbang.
“Program Makan Bergizi Gratis ini merupakan upaya untuk mendukung kesehatan dan pertumbuhan anak-anak sekolah. Karena itu kualitas makanan harus benar-benar diperhatikan mulai dari proses pengolahan hingga sampai ke tangan siswa,” ujarnya.
Menurutnya, program MBG bukan hanya sekadar pemberian makanan gratis, tetapi juga menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan konsentrasi dan semangat belajar siswa di sekolah.
“Dengan asupan gizi yang baik, diharapkan para siswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan lebih optimal,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa pihak SPPG Karossa akan terus melakukan evaluasi dan pemantauan rutin pada setiap penyaluran MBG di wilayah Mamuju Tengah, khususnya di Kecamatan Karossa.
Hal itu dilakukan agar program berjalan sesuai tujuan dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para pelajar.
Selain melakukan pemantauan, Wilton juga berdialog dengan pihak sekolah terkait pelaksanaan program MBG. Ia meminta agar sekolah ikut berperan aktif dalam mengawasi kualitas makanan serta memberikan masukan apabila ditemukan kendala di lapangan.
Pihak sekolah menyambut baik perhatian dan pengawasan yang dilakukan SPPG Karossa.
Guru-guru berharap program MBG dapat terus berjalan secara berkelanjutan karena dinilai sangat membantu para siswa, terutama dalam memenuhi kebutuhan gizi harian mereka selama mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
Para siswa tampak antusias menerima makanan yang dibagikan. Mereka menikmati menu yang telah disiapkan sambil tetap mengikuti arahan dari guru dan petugas yang mengatur proses pembagian makanan.
Program MBG sendiri menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan anak melalui pemenuhan kebutuhan gizi sejak usia sekolah.
Dengan pengawasan yang rutin dan pelaksanaan yang baik, program tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang dan prestasi belajar siswa.
(Hl)













