MamujuSulbar

Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Kemendes Melaksanakan Pelatihan Dan Pendamping Desa Cerdas Fase II Di Desa Pati’di.

576
×

Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Kemendes Melaksanakan Pelatihan Dan Pendamping Desa Cerdas Fase II Di Desa Pati’di.

Sebarkan artikel ini

Mamuju, RelasiPublik.id– Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal
Dan Transmigrasi Republik Indonesia melaksanakan pelatihan dan pendamping desa cerdas fase II pusat pengembangan daya saing desa, daerah tertinggal dan Transmigrasi tahun 2024,

Kegitan ini berlangsung di Aula kantor desa patidi dan dihadiri kader Digital Desa Cerdas Desa Patidi, Kecamatan Simboro,Kabupaten Mamuju Rabu, (4/12/2024).

Rina Arsianti Tenaga P3PD Kemendes mengatakan, Desa Cerdas atau Desa Digital itu adalah sumbangsih dari desa terhadap visi Bapak Presiden mengenai digitalisasi

Diketahui dalam misi Astacita-nya, Prabowo-Gibran menjadikan digitalisasi sebagai pilar utama untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan nasional. Akselerasi digitalisasi dilakukan di berbagai sektor kehidupan dengan tujuan, di antaranya untuk memperluas akses teknologi digital bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital.

“P3PD memiliki kegiatan salah satunya akan difokuskan untuk pengembangan ekosistem digital masyarakat desa melalui Desa Cerdas, Desa Cerdas untuk memberikan dukungan kepada desa agar dapat memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif untuk pembangunan desa”, Kata Rina Arsianti tenaga P3pd Kemendes

Selain itu, pada Desa Cerdas tidak hanya berfokus pada optimalisasi penggunaan teknologi informasi, tetapi juga fokus pada penguatan human investment dan modal sosial masyarakat disamping pemenuhan investasi fisik (infrastruktur) desa.

Indikator desa cerdas setidaknya ada enam pilar, mulai dari warga cerdas, mobilitas cerdas, ekonomi cerdas, pemerintahan cerdas, pola hidup cerdas, dan lingkungan cerdas.

“Enam pilar tersebut tidak harus diterapkan semuanya, karena disesuaikan kondisi daerah masing-masing. Terutama terkait mobilitas yang harus didukung alat transportasi yang memadai,” ujarnya.

Kadis PMD Kabupaten Mamuju syarifuddin menambahkan, adanya pelatihan desa cerdas ini sebagai bantuan untuk memastikan desa cerdas di desa Pati’di benar-benar menjalankan program sesuai arahan dari Kemendes.

“Tim Kemendes juga turun ke lapangan mengecek langsung untuk mengetahui seberapa jauh desa cerdas berjalan. Di desa Pati’di ini,” ujarnya.

Dalam rangka mendorong semua desa menjadi desa cerdas, maka Kemendes juga memberikan kebijakan bahwa dana desa bisa dimanfaatkan untuk mendukung implementasi program desa cerdas meskipun tidak masuk dalam kategori desa cerdas oleh Kemendes.

Menurut dia, desa berstatus desa cerdas juga diuntungkan karena masyarakatnya tidak ketinggalan teknologi yang menjadi kebutuhan.

“Kinerja pemerintahan desa menjadi baik juga bisa dilihat dari seberapa besar dan tinggi dalam pemanfaatan teknologi kekinian. Selain dari sisi pemanfaatan teknologi, desa cerdas juga bisa diidentifikasi dari merek dan kader digital yang dimiliki untuk melanjutkan keberlangsungan desa cerdas,” Tutup Kadis PMD Kabupaten Mamuju syarifuddin

(Hl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *