MAMASA,RelasiPublik.id- Sekaitan Dua Gedung Baru di SMKN Lambanan/Mamasa yang disegel oleh pihak peyedia material dan tukang lantaran belum dibayar, Kepala Bidang (Kabid) SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulbar beri tanggapan, jumat (31/1/2025).
Kabid SMK Disdikbud Sulbar, Irham Yakup melalui menjelaskan. Jadi ada tanggapan yang bisa menjadi refrensi bahwa, terkait upah tukang, dari Diknas sebenarnya tidak mengerti kalau ada belum di bayar, karena semua anggaran terkait pembangunan sekolah itu sudah dicairkan semua.
Lanjut Kabid, namun kami dari pihak Dikbud tidak berhubungan langsung dengan tukang, karena kegiatan tersebut pelaksanaannya swakelolah tipe 1 maka yang menjadi pelaksananya ada org dinas yang di SK kan oleh Kadis (Kepala Dinas) sekaligus berkontrak dengan Kadis.
Ia juga menerangkan, setelah itu pelaksana tersebut bermitra dengan koordinator tukang yang melaksanakan secara tekhnis pembangunan di lapangan.
“Koordinator ini yang merekrut pekerja/tukang jadi belum kita ketahui jelas pembayaran upah tukang ini mandeknya di mana, apaka di pelaksana atau koordinator tukang yang dari dinas sementata dana secara keseluruhan sudah clear semua, ” Tutur Kabid SMK Disdikbud Sulbar.
Irham menyampaikan, pihaknya juga sementara hubungi pelaksananya kegiatan untuk tahu dimana letak tersumbatnya uang tukang tersebut.
(Adv/Hl)













