Uncategorized

Klinik Pemerintah Digital Diharapkan Perkuat Tata Kelola Pemda Sulbar

91
×

Klinik Pemerintah Digital Diharapkan Perkuat Tata Kelola Pemda Sulbar

Sebarkan artikel ini

Mamuju, RelasiPublik.id  – Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) Sulbar menyambut Program Klinik Pemerintah Digital oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Program Klinik Pemerintah Digital merupakan bagian dari upaya mempercepat transformasi digital di daerah lewat inovasi dan kolaborasi layanan publik antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Pemda).

Plt. Kepala Dinas Kominfo Sulbar Muhammad Ridwan Djafar mengemukakan, transformasi digital merupakan salah satu prioritas Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wagub Salim S Mengga, sebagai komitmen dalam mewujudkan SDM unggul dan berdaya saing, serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan akuntabel.

Oleh karena itu, dengan adanya program Klinik Pemerintah ini akan mendorong percepatan transformasi digital di Sulbar.

Berdasarkan data terbaru Dashboard PMT Kemenkomdigi RI per Januari 2025, masih terdapat 196 desa (30,25%) di wilayah Provinsi Sulawesi Barat yang masuk kategori blankspot maupun lemah sinyal internet seluler 4G. Rinciannya, terdapat 118 desa blankspot dan 78 desa lemah sinyal yang tersebar di enam kabupaten.

Sementara itu, jumlah tower BTS yang beroperasi di Sulbar saat ini mencapai 622 unit, dengan total 2.442 site. Polman tercatat memiliki jumlah site terbanyak (822), disusul Mamuju (455), Majene (303), Mateng (267), Pasangkayu (393), dan Mamasa (202).

“Jadi program Klinik Pemerintah ini menjadi peluang bagi Sulbar mendorong percepatan transformasi digital di daerah,” ucap Ridwan.

Lebih lanjut Ridwan menjelaskan, kebutuhan jaringan internet, khususnya jaringan 4G sangat mendesak dan dinantikan masyarakat. Sebab itu Pemprov dan Pemkab juga terus mengupayakan perluasan pembangunan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Komdigi. Untuk fasilitas layanan publik yang belum terkoneksi jaringan internet. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kapolda Sulbar Buka Musda II KBPP Polri, Dorong Keterlibatan Generasi Muda Polda Sulbar – Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) II Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Sulawesi Barat periode 2026-2031 yang berlangsung khidmat dan penuh semangat di Aula Hotel Matos Mamuju, Sabtu (25/4/26). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum KBPP Polri, Gubernur Sulawesi Barat, serta jajaran Forkopimda, PJU Polda Sulbar, Kapolres jajaran, perwakilan organisasi kepemudaan, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Dalam arahannya, Kapolda Adi Deriyan menekankan bahwa Musda ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum strategis untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kapolda juga menyoroti pentingnya regenerasi kepengurusan. Ia mengusulkan agar organisasi ini lebih agresif merekrut dan melibatkan generasi Z. “KBPP Polri memiliki potensi luar biasa dengan jumlah keluarga besar Polri yang mencapai ribuan orang. Ke depan, perlu strategi komunikasi yang tepat dan menarik. Saya ingin organisasi ini tidak hanya diisi senior, tapi juga anak-anak Gen Z. Mereka punya cara komunikasi yang lebih relevan untuk mengajak teman-temannya bergabung,” tutur Kapolda. Lebih lanjut, Kapolda menyatakan bahwa KBPP Polri bukan sekadar mitra, melainkan bagian tak terpisahkan dari keluarga Polri. Ia berharap organisasi ini dapat terlibat aktif membantu tugas-tugas kepolisian, mulai dari pembangunan Pam Swakarsa, pengamanan kegiatan, hingga pelayanan di wilayah terpencil dan pulau terluar. “Keamanan tidak datang dengan sendirinya, tapi harus diciptakan bersama. Jika kekuatan KBPP ini besar dan solid, maka tugas Polri akan sangat terbantu,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Umum KBPP Polri dalam sambutannya mengapresiasi tingginya solidaritas di Sulbar, termasuk adanya kesepakatan yang menunjukkan kekompakan organisasi. Ia mengingatkan bahwa KBPP Polri adalah organisasi tunggal yang lahir melalui TR Kapolri tahun 2021, sehingga memiliki ikatan batin yang kuat dengan institusi Polri. “Kita harus bangga menjadi bagian dari organisasi ini. Mari jaga solidaritas dan bangun sinergi dengan pemerintah dan masyarakat agar organisasi ini benar-benar adil dan bermanfaat,” tuturnya. Hal senada disampaikan Gubernur Sulawesi Barat yang menilai kehadiran KBPP Polri sangat penting sebagai wadah menghimpun kekuatan dan kontribusi nyata putra-putri Polri dalam menjaga harkat martabat bangsa serta mendukung pembangunan daerah. Acara inti dilanjutkan dengan proses musyawarah untuk memilih kepemimpinan baru periode 2026-2031. Humas Polda Sulbar
Uncategorized

Kapolda Sulbar Buka Musda II KBPP Polri, Dorong…