Mamuju, RelasiPublik.id — Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamuju Binanga Satu membawa dampak positif tidak hanya bagi penerima manfaat program, tetapi juga bagi pelaku usaha lokal, salah satunya depot air minum.
Pemilik Depot Air Minum, Ippang, mengungkapkan bahwa operasional SPPG turut meningkatkan kebutuhan air minum secara signifikan.
Hal tersebut berdampak langsung pada peningkatan permintaan dan keberlangsungan usahanya.
“Sejak SPPG Mamuju Binanga Satu mulai beroperasi, permintaan air minum meningkat. Ini tentu sangat membantu usaha kami,” ujar Ippang.
Ia menilai, keberadaan SPPG menjadi contoh nyata bagaimana program pelayanan publik dapat memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian masyarakat sekitar, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah.
Menurutnya, sinergi antara SPPG dan pelaku usaha lokal perlu terus dijaga agar program pemenuhan gizi dapat berjalan optimal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Selain mendukung kelancaran program pemenuhan gizi, SPPG juga membuka peluang bagi usaha lokal untuk berkembang,” tambahnya.
SPPG Mamuju Binanga Satu merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan pemenuhan gizi masyarakat, terutama bagi kelompok yang membutuhkan, dengan melibatkan berbagai unsur pendukung di tingkat lokal.
(Hl)













