MamujuSulbar

Percepat Penyediaan PSU 2026, Maddareski Salatin Bentuk Tim Teknis di Enam Kabupaten

149
×

Percepat Penyediaan PSU 2026, Maddareski Salatin Bentuk Tim Teknis di Enam Kabupaten

Sebarkan artikel ini

Mamuju, RelasiPublik.id — Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Perhubungan (Perkimtanhub) Provinsi Sulawesi Barat, Maddareski Salatin, menggelar rapat internal bersama pejabat dan staf Bidang Perumahan dan Permukiman, Kamis (19/2/2026), di Ruang Rapat Disperkimtanhub.

Rapat tersebut dilaksanakan dalam rangka percepatan pelaksanaan kegiatan Penyediaan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) Tahun 2026, sekaligus pembentukan Tim Teknis Kegiatan Penyediaan PSU.

“Hari ini kita akan membentuk Tim Teknis untuk kegiatan penyediaan PSU di enam kabupaten yang selanjutnya akan dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) sebagai pedoman dalam melaksanakan tahapan pengerjaan PSU sampai selesai,” ujar Maddareski dalam rapat.

Pada tahun 2026, Disperkimtanhub Sulbar akan mengerjakan 49 paket PSU yang tersebar di enam kabupaten. Paket tersebut meliputi pembangunan sarana air bersih, pembangunan drainase, dan pembangunan rabat beton.

Program ini dipastikan selaras dengan visi dan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yakni membangun infrastruktur, menjaga kelestarian lingkungan hidup, mempercepat pengentasan kemiskinan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) merupakan kelengkapan dasar fisik lingkungan hunian yang memenuhi standar tertentu untuk kebutuhan tempat tinggal yang layak, sehat, aman, dan nyaman.

Maddareski menambahkan, setelah Surat Keputusan Tim Teknis Penyediaan PSU ditandatangani, tim akan memulai tahapan identifikasi untuk wilayah yang belum terdata. Selain itu, tim juga akan mendampingi konsultan perencana dalam melakukan survei lokasi guna pengambilan data ukur lapangan, sehingga menghasilkan perencanaan yang akurat.

“Untuk identifikasi, kita targetkan selesai pada triwulan pertama ini. Walaupun dalam suasana berpuasa di bulan suci Ramadan, kita harus tetap melayani masyarakat dan menjadikan pekerjaan sebagai salah satu amaliah, seperti yang telah disampaikan Bapak Gubernur pada apel virtual kemarin,” pungkasnya.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *