MamujuSulbar

SPPG Mamuju Binanga Satu dan DLHK Perkuat Sinergi Pengelolaan Limbah Ramah Lingkungan

2
×

SPPG Mamuju Binanga Satu dan DLHK Perkuat Sinergi Pengelolaan Limbah Ramah Lingkungan

Sebarkan artikel ini

Mamuju, RelasiPublik.id–Di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu lingkungan dan kesehatan masyarakat, Yayasan Manakarra Membangun Generasi bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamuju Binanga Satu menerima kunjungan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Mamuju, Rabu (13/5/2026).

Kunjungan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di wilayah Kabupaten Mamuju.

Dalam agenda itu, tim DLHK melakukan peninjauan langsung terhadap fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) milik SPPG Bambu.

Pemeriksaan difokuskan pada sistem filtrasi limbah cair guna memastikan seluruh proses pengolahan telah memenuhi standar baku mutu lingkungan sebelum dialirkan ke saluran drainase umum.

Langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya pencegahan pencemaran air tanah yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat di sekitar Desa Bambu.

Tak hanya limbah cair, pembahasan juga mencakup sistem pengelolaan sampah padat terpadu.

DLHK dan pihak SPPG membahas penguatan pemilahan sampah organik dan anorganik sejak dari sumbernya, hingga pemanfaatan teknologi pengolahan sampah guna menekan jumlah residu yang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

DLHK Kabupaten Mamuju memberikan apresiasi terhadap komitmen dan inisiatif yang telah dijalankan oleh SPPG Bambu dalam menciptakan sistem pengelolaan limbah yang mandiri dan higienis.

Meski demikian, sejumlah catatan teknis turut disampaikan, khususnya terkait pentingnya pemeliharaan fasilitas secara berkala agar operasional pengolahan limbah tetap optimal dan ramah lingkungan.

“Kolaborasi ini sangat penting. Kami ingin SPPG Bambu menjadi contoh nyata bagaimana sektor swasta maupun komunitas dapat membantu pemerintah daerah dalam menangani persoalan sampah secara mandiri dan higienis,” ujar perwakilan tim DLHK.

Sementara itu, Kepala SPPG Mamuju Binanga Satu, Adelia Noviyanti Ahmad, menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan di lingkungan SPPG.

Menurutnya, seluruh rekomendasi yang diberikan DLHK akan menjadi bahan evaluasi dan penguatan sistem pengelolaan limbah ke depan, demi menjaga kualitas lingkungan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *