Mamuju, RelasiPublik.id– Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kantor Sulawesi Barat (Sulbar) menanggapi soal peredaran uang palsu Khususnya provinsi Sulbar, Senin (24/12/2024).
Saat dilakukan Konfirmasi kepada Deputi Kepala Perwakilan BI Cabang Sulbar Romadhon Mengatakan, Kepada masyarakat tetap tenang, ada tiga cara mengetahui uang asli dengan cara dilihat, diraba dan diterawang,” kata Deputi kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulbar, Muhammad Romadhon
Menurut Muhammad Ramadhan, uang asli tidak dapat ditiru, baik bahan kertasnya hingga benang yang ditanam dalam uang
” Tekstur fisik uang asli sebenarnya agar sedikit kasar, kemudian pada tulisan angka jika diraba terasa timbul,” ungkapnya
Soal keresahan masyarakat terkait viralnya uang palsu dari ATM. Menurut Muhammad Ramadhan, jika ditemukan sebaiknya masyarakat bisa konsultasi dengan BI.
“Yang berhak menyatakan palsu atau tidak adalah wewewangan Bank Indonesia(BI), tentu perlu diklarifikasi. Jadi segala bentuk kerugian transaksi itu tanggungjawab masing-masing, kalau ternyata terdapat uang palsu dalam transaksi jual beli ataupun adanya uang palsu dari ATM itu bagian daripada transaksi,” tambah Ramadhan
Olehnya kata Ramadhan berharap untuk memastikan bentuk uang asli, cukup lakukan yang sederhana, yaitu dilihat diraba dan diterawang.
(*)













