Mamuju, RelasiPublik.id – Puluhan pemuda menghadiri acara sosialisasi Indonesia Young Leaders Programme (IYLP) atau Program INSPIRASI yang digelar di Kafe Kulo, Kelurahan Simboro, Sabtu (28/12/2024).
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan program kepemimpinan bagi pemuda Indonesia Timur, sekaligus memberikan panduan agar peserta dapat sukses dalam proses seleksi.
Acara dipandu oleh Victor Matanggaran, alumni INSPIRASI 2022 sekaligus pendiri Macanga Institute.
Dalam sesi tersebut, Victor membagikan pengalamannya selama mengikuti program serta memberikan tips praktis agar peserta dari Sulawesi Barat bisa mengikuti jejaknya.
“Saya berharap tahun ini ada perwakilan dari Sulawesi Barat yang berhasil lolos. Program ini sangat penting untuk mengembangkan potensi pemuda daerah,” kata Victor.
Program INSPIRASI merupakan inisiatif kepemimpinan yang dirancang khusus untuk pemuda Indonesia Timur. Program ini bekerja sama dengan New Zealand Ministry of Foreign Affairs and Trade (MFAT) untuk memberikan kesempatan belajar dan kolaborasi di New Zealand. Fokus utamanya adalah pengembangan kepemimpinan, manajemen proyek, dan pemahaman isu-isu pembangunan berkelanjutan.
Rangkaian Kegiatan Program
Peserta terpilih akan mengikuti sejumlah kegiatan, di antaranya:
Kursus singkat Bahasa Inggris bertema pembangunan berkelanjutan.
Sesi Residential Learning tentang riset partisipatoris dan metode belajar.
Kursus Pembangunan Berkelanjutan Tahap I di Indonesia Timur.
Kursus Pembangunan Berkelanjutan Tahap II di Auckland University of Technology, New Zealand.
Dukungan pendanaan untuk pengembangan program di daerah asal.
Program ini didukung oleh berbagai mitra, seperti UnionAID, Yayasan BaKTI, dan Auckland University of Technology (AUT), serta mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.
Pemuda Sulawesi Barat yang berminat mengikuti program ini dapat mendaftar melalui tautan berikut: https://bit.ly/apply-inspirasi2025. Pendaftaran ditutup pada 31 Desember 2024.
“Ini adalah kesempatan untuk menjadi pemimpin masa depan Indonesia Timur. Jangan lewatkan peluang emas ini!” tutup Victor.
(*)













