AdvertorialMamujuSulbar

Pemdes Pati’di Dan DP3A Kabupaten Mamuju Melaksanakan Sosialisasi Peningkatan Kapasitas sumber daya Lembaga Penyedia Layanan Pemberdayaan Perempuan

925
×

Pemdes Pati’di Dan DP3A Kabupaten Mamuju Melaksanakan Sosialisasi Peningkatan Kapasitas sumber daya Lembaga Penyedia Layanan Pemberdayaan Perempuan

Sebarkan artikel ini

Mamuju, RelasiPublik.id— Pemerintah Desa patidi, Kecamatan Simboro Bersama pemerintah kabupaten Mamuju melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
melaksanakan sosialisasi peningkatan kapasitas sumber daya lembaga penyedia layanan Pemberdayaan Perempuan kewenangan kabupaten/kota.

Dalam peran lembaga penyedia layanan Pemberdayaan Perempuan dalam pencegahan dan penanganan stunting di kabupaten Mamuju.

Kegiatan ini berlangsung Desa Patidi dan dihadiri Asisten I Pemkab Mamuju, Kadis PPPA Kabupaten Mamuju, Pj kepala Desa patidi, Kepala Dusun Se-Desa Pati’di, Kades Posyandu,Pengurus PKK,Majelis Taklim,tokoh agama, Babinsa dan seluruh warga desa patidi, Rabu (16/4/2025).

Kadis PPPA Kabupaten Mamuju masitha Syamsuddin mengatakan, Penagana peningkatan kapasitas penyedia layanan terkait perencanaan dan pencegahan penanganan stunting di kabupaten Mamuju.

“Jadi kita dari dinas Pemberdayaan Perempuan melakukan upaya- upaya pencegahan, terutama pencegahan pernikahan anak dibawa umur, sehingga stunting di kabupaten Mamuju terjadi pengurangan”, Kata Masitah Syamsuddin.

Masitah Syamsuddin berharap kepada pemerintah dan masyarakat desa patidi terutama yang mengikuti kegiatan ini, agar meberikan edukasi kepada masyarakat betapa pentingnya melakukan pencegahan stunting.

“Dengan cara memberikan makanan tambahan yang bergizi kepada anak-anak kita dan juga masyarakat harus rajin ke Posyandu melakukan pengecekan”, Harapnya.

Sementara Pj.Kepala Desa Patidi ABD Wahid, Apresiasi Dinas PPPA Kabupaten Mamuju terutama dengan melaksanakan kegiatan sosial peningkatan kapasitas sumber daya lembaga penyedia layanan Pemberdayaan Perempuan kewenangan kabupaten/kota.

Dalam peran lembaga penyedia layanan Pemberdayaan Perempuan dalam pencegahan dan penanganan stunting.

“Dengan terlaksananya sosialisasi kegiatan ini masyarakat desa patidi bisa menambah wawasan masyarakat mengenai penanganan stunting dan kekerasan anak di bawah umur,” tutup Abd Wahid.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *