Uncategorized

Nasabah BNI Mamuju Keluhkan Ijazah Jadi Syarat Pinjaman, LMS Soroti Kebijakan Bank

479
×

Nasabah BNI Mamuju Keluhkan Ijazah Jadi Syarat Pinjaman, LMS Soroti Kebijakan Bank

Sebarkan artikel ini

MAMUJU, RelasiPublik.id – Puluhan nasabah Bank BNI di Kabupaten Mamuju Tengah, yang mayoritas merupakan karyawan perusahaan kelapa sawit, mengeluhkan kebijakan bank yang meminta ijazah pendidikan sebagai salah satu syarat pengajuan pinjaman.

Kebijakan ini dinilai memberatkan dan tidak lazim dalam praktik perbankan.

Salah satu nasabah yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan rasa kecewa karena pihak bank meminta ijazah sekolah untuk dijadikan jaminan administratif dalam proses pengajuan kredit.

“Kami hanya ingin meminjam, bukan menggadai ijazah. Ini membuat kami merasa tidak nyaman,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, aktivis LSM Merdeka Manakarra, Andika, menyebut bahwa kebijakan yang diterapkan oleh BNI tidak lazim dalam dunia perbankan.

“Menjadikan ijazah sebagai syarat pinjaman bukan hal yang umum dan bisa merugikan nasabah, apalagi jika terjadi hal yang tidak diinginkan,” tegas Andika.

Saat ditemui di Kantornya, Pimpinan Cabang BNI Mamuju melalui Wakil Pimpinan Bisnis Manager, Andi Abd Halik, menjelaskan bahwa permintaan ijazah bukanlah keharusan mutlak, melainkan sebagai alternatif dokumen apabila nasabah tidak dapat menunjukkan Surat Keputusan (SK) terakhir dari perusahaan tempat mereka bekerja.

“Kalau tidak ada SK terakhir, kita minta ijazahnya. Itu bagian dari mitigasi risiko karena setiap bank punya standar masing-masing,” ujar Andi Abd Halik. Rabu, (14/5/2025).

Ia juga menambahkan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk menghindari kemungkinan nasabah mengajukan pinjaman ganda di bank lain.

Meski demikian, kebijakan ini tetap menuai polemik di tengah masyarakat.

Para nasabah berharap agar pihak bank dapat memberikan solusi yang lebih adil tanpa harus memberatkan peminjam dengan syarat yang tidak lazim.

(Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Siaga Penuh Hari Buruh, Polda Sulbar Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif Polda Sulbar – Dalam rangka memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga dengan aman dan kondusif dalam momentum Hari Buruh Nasional, Kepolisian Daerah Sulawesi Barat menggelar Apel Siaga Kesiapan Pengamanan, Jumat (1/5/26) di Lapangan Tribrata Mapolda. Apel tersebut diikuti oleh ratusan personel yang tampak siap siaga lengkap dengan peralatan serta kendaraan operasional yang memadai. Kehadiran personel ini menjadi bukti keseriusan dan kesiapan penuh Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Sulbar. Kegiatan dipimpin langsung oleh Karo Ops Polda Sulbar, Kombes Pol Achmad Imam Rifai, dan dipantau secara langsung oleh Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, serta dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama Mapolda Sulbar. Dalam arahannya, Kombes Pol Achmad Imam Rifai menegaskan bahwa pengamanan ini dilaksanakan untuk mengawal hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. “Kita bersiaga karena adanya kegiatan masyarakat dalam rangka memperingati Hari Buruh dan menyampaikan pendapat. Menyampaikan pendapat adalah hak konstitusional mereka, maka kehadiran kita adalah untuk memberikan pelayanan agar penyampaian aspirasi tersebut berjalan tertib dan aman,” tutur Karo Ops. Lebih lanjut ia menyampaikan, sebagai aparat penegak hukum dan pengawal keamanan, personel harus mampu mengarahkan setiap kegiatan masyarakat ke arah yang positif, damai dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan. “Kami hadir untuk mengawal dan mengarahkan. Jika pun terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kesiapan personel dan peralatan hari ini adalah bentuk antisipasi terbaik kita dalam menjaga keamanan serta ketertiban umum,” tegasnya. Dengan digelarnya apel ini, Polda Sulbar memastikan seluruh elemen sudah siap diturunkan ke lapangan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat dalam melaksanakan kegiatan di hari libur nasional ini. Humas Polda Sulbar
Uncategorized

Siaga Penuh Hari Buruh, Polda Sulbar Pastikan Kamtibmas…

Hari Buruh Nasional, Kapolda Sulbar Apresiasi Peran Buruh sebagai Penggerak Ekonomi dan Pembangunan Polda Sulbar – Peringatan Hari Buruh Nasional yang jatuh setiap tanggal 1 Mei menjadi momentum penting sebagai bentuk pengakuan negara atas kontribusi besar para buruh dan pekerja. Kepolisian Daerah Sulawesi Barat juga menegaskan bahwa elemen buruh merupakan salah satu pilar strategis dalam roda pembangunan nasional serta menjadi penggerak utama ekonomi bangsa. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, melalui berbagai saluran resmi Polda Sulbar. Pihaknya turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang tinggi atas dedikasi kepada para pekerja di seluruh wilayah hukum Polda Sulbar maupun nasional. “Peringatan Hari Buruh ini merupakan bukti nyata pengakuan bahwa buruh adalah elemen yang sangat strategis. Mereka memiliki peran vital tidak hanya dalam pembangunan nasional, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi negara,” tutur Kapolda. Menurut Kapolda, kesejahteraan dan ketenangan para pekerja adalah bagian yang tidak terpisahkan dari stabilitas negara. Oleh karena itu, keberadaan mereka sangat dihargai dan didukung penuh dalam kerangka hukum yang berlaku. Di tengah peringatan hari besar ini, Irjen Pol Adi Deriyan juga berharap momentum Hari Buruh dapat diisi dengan kegiatan yang positif, tertib dan damai. “Melalui momen yang istimewa ini, saya berharap situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga dengan baik, aman dan kondusif. Mari kita jaga persatuan dan kebersamaan demi kemajuan bersama,” tutup Kapolda. Humas Polda Sulbar
Uncategorized

Hari Buruh Nasional, Kapolda Sulbar Apresiasi Peran Buruh…