Mamuju, RelasiPublik.id — Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar rapat evaluasi internal, untul menindaklanjuti arahan dari Kepala Dinas Perhubungan Sulbar, Amir A. Dado.
Kepala Bidang LLAJ, Muh. Akbar Atjo, menjelaskan bahwa rapat ini kita melakukan evaluasi terkait pengaturan lalu lintas setiap pagi Senin sampai Kamis terutama di Pintu masuk Kantor Gubernur yang kerap mengalami kepadatan pada jam-jam sibuk seperti pagi hari saat aktivitas perkantoran dimulai dan sore hari saat jam pulang kerja.
“Petugas di lapangan diharapkan menampilkan sikap yang baik, peduli, namun tetap tegas dalam mengatur arus lalu lintas,” ujarnya.
Akbar menekankan pentingnya profesionalisme dan disiplin dalam menjalankan tugas demi menciptakan kelancaran lalu lintas dan kenyamanan bagi para pengguna jalan.
Adapun tiga titik utama yang menjadi fokus penempatan petugas LLAJ Dishub setiap pagi dan sore hari adalah:
1. Depan gerbang Kantor Gubernur Sulbar,
2. Pertigaan depan kantor BKD,
3. Pertigaan Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur.
“Dan pentingnya membangun komunikasi internal, terutama ketika ada petugas yang berhalangan masuk Harus segera disampaikan kepada pimpinan agar bisa diantisipasi dengan cepat,” tambahnya.
Sebagai bagian dari peningkatan kapasitas, Akbar menyebutkan bahwa dalam waktu dekat akan digelar pelatihan khusus mengenai pengaturan lalu lintas di jalan.
Pelatihan ini akan kita minta bantuan dari personel Lalu Lintas (Lantas) dari Polda atau polres Mamuju
“Kami akan undang Lantas dari Polda atau Polrea Mamaju untuk melatih teman-teman di bidang LLAJ bagaimana cara mengatur kendaraan lalu lintas di jalan dan materi pengenalan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan”, pangkasnya
Untuk memastikan bahwa petugas memahami tata cara pengaturan lalu lintas yang benar, termasuk bagaimana mengarahkan kendaraan, menghentikan kendaraan secara benar.
“Pelatihan ini nantinya juga akan mencakup praktik langsung di lapangan bersama petugas Lantas Polda atau Polrea Mamuju Sulbar,” tutup akbar Atjo
(Hl)













