Mamuju, RelasiPublik.id – Ratusan mahasiswa, masyarakat, serta pengemudi ojek online (ojol) turun ke jalan dan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Minggu (31/8).
Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan terhadap lembaga legislatif yang dinilai abai terhadap kepentingan rakyat.
Massa aksi memprotes sikap DPR yang dianggap tidak berpihak kepada masyarakat kecil, dan insiden penabrakan seorang pengemudi ojol oleh oknum polisi menggunakan mobil taktis Barracuda.
Dari pantauan Media RelasiPublik.id Peristiwa ini memicu kemarahan masyarakat.
Demonstrasi yang berlangsung sejak siang hari hingga kini dan diwarnai dengan orasi
Situasi sempat memanas ketika sebagian massa mencoba mendekat ke pintu utama gedung DPRD.

Aparat kepolisian yang berjaga kemudian menebakkan gas airmata dan mengamankan enam mahasiswa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait status enam mahasiswa yang diamankan.
(Hl)













