MamujuSulbar

Kades Pati’di Hadiri Sosialisasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan Yang Dilaksanakan Kejati Sulbar

325
×

Kades Pati’di Hadiri Sosialisasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan Yang Dilaksanakan Kejati Sulbar

Sebarkan artikel ini

Mamuju, RelasiPublik.id — Kepala Desa Pati’di, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Rusli, menghadiri kegiatan Sosialisasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan dalam Masyarakat di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat (Sulbar) tahun 2025.

Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya memperkuat pengawasan terhadap potensi munculnya aliran kepercayaan dan paham keagamaan yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.

Kepala desa Pati’di Rusli menyampaikan apresiasinya kepada pihak Kejati Sulbar yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.

Ia menilai kegiatan ini penting untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama serta menumbuhkan kesadaran hukum di tingkat desa.

“Kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan agar masyarakat memahami batas-batas dalam menjalankan keyakinan masing-masing, serta tidak mudah terpengaruh oleh ajaran yang menyimpang dari nilai-nilai kebangsaan dan Pancasila,” ujar Rusli, Selasa (28/10).

 

Ia menambahkan, pemerintah desa berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan harmonis di wilayahnya.

“Kami di tingkat desa akan terus bersinergi dalam menjaga kondusivitas wilayah. Kerukunan umat beragama adalah fondasi penting untuk membangun masyarakat yang damai dan sejahtera,” tambahnya

Sosialisasi yang dilaksanakan oleh Kejati Sulbar ini turut dihadiri oleh pejabat kejaksaan, perwakilan pemerintah daerah, tokoh agama, serta aparat desa dari berbagai Desa dan Lurah di kecamatan simboro Kabupaten Kabupaten Mamuju.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pengawasan terhadap aliran kepercayaan dan keagamaan di masyarakat dapat semakin optimal, sehingga tercipta suasana kehidupan beragama yang rukun, damai, dan sesuai dengan nilai-nilai kebangsaan.

(Hl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *