Jakarta

Jasa Raharja Targetkan 23.500 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

85
×

Jasa Raharja Targetkan 23.500 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

Sebarkan artikel ini

Jakarta, RelasiPublik.id – Menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H, Jasa Raharja kembali menyelenggarakan Program Mudik Gratis sebagai bagian dari Mudik Gratis BUMN 2026 yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN bersama Danantara.

Program ini menjadi salah satu layanan mudik yang paling dinantikan masyarakat setiap tahun dengan mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan, dan kemudahan akses.

Program Mudik Gratis BUMN 2026 menargetkan lebih dari 100 ribu pemudik dengan melibatkan 96 perusahaan BUMN dan anak perusahaannya.

Moda transportasi yang digunakan meliputi bus, kereta api, dan kapal laut menuju berbagai kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Secara khusus, Jasa Raharja menargetkan sebanyak 23.500 pemudik pada tahun 2026. Target tersebut meningkat 11,41 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebagai bentuk komitmen dalam mendukung kelancaran arus mudik yang aman, nyaman, dan selamat.

Peningkatan target ini diiringi dengan penambahan armada serta perluasan titik keberangkatan guna menjangkau lebih banyak masyarakat dan membantu mengurangi kepadatan lalu lintas selama periode mudik Lebaran.

Mengusung tema “Mudik Aman, Berbagi Harapan”, program ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan pemerataan kesejahteraan.

Jasa Raharja menunjukkan komitmennya dalam menjadikan keselamatan berkendara sebagai prioritas melalui penyediaan armada yang aman dan nyaman, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan lebih tenang bersama keluarga di kampung halaman.

Direktur Utama Jasa Raharja sekaligus Ketua Koordinator Mudik Gratis BUMN 2026, Muhammad Awaluddin, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar fasilitas transportasi, melainkan bentuk tanggung jawab sosial dan komitmen terhadap keselamatan.

“Mudik adalah tradisi yang sarat makna. Melalui Mudik Gratis BUMN 2026, dan khususnya Mudik Gratis Jasa Raharja, kami ingin memastikan masyarakat bisa pulang dengan tenang, aman, dan selamat. Ini cara kami berbagi harapan dan memastikan kehadiran negara benar-benar terasa,” ujar Awaluddin.

Sebagai wujud komitmen terhadap inklusivitas, Jasa Raharja juga menyediakan bus khusus disabilitas agar layanan mudik dapat diakses seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Pusat pemberangkatan rencananya akan berlangsung di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 17 Maret 2026.

Awaluddin menambahkan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan program ini.

“Kami memastikan armada laik jalan, pengemudi berkompeten, serta koordinasi yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan. Harapannya, setiap pemudik tiba di kampung halaman dengan selamat dan membawa cerita kebahagiaan,” tuturnya.

Salah satu peserta Mudik Gratis Jasa Raharja, Ibu Anita, mengaku telah mengikuti program ini selama lima kali berturut-turut. Ia menilai layanan yang diberikan semakin baik setiap tahunnya.

“Setiap tahun rasanya makin tertata, lebih nyaman, dan lebih mudah prosesnya. Kami jadi lebih tenang karena merasa diperhatikan dan dilayani dengan baik,” ungkapnya.

Selain melayani pemudik secara langsung, Jasa Raharja juga berkontribusi dalam penyediaan moda bus bagi pemerintah provinsi dengan total 3.599 pemudik.

Dukungan tersebut meliputi Jawa Timur (25 bus/1.075 orang), Jawa Tengah (16 bus/864 orang), Jawa Barat (10 bus/480 orang), Sumatera Selatan (10 bus/360 orang), Aceh (10 bus/360 orang), Sulawesi Selatan (10 bus/250 orang), Banten (2 bus/90 orang), serta Sulawesi Tengah (10 bus/120 orang).

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Jasa Raharja untuk menghadirkan perjalanan mudik yang lebih aman sekaligus mendukung keselamatan transportasi di berbagai wilayah, agar masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan lebih nyaman dan selamat.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *