Jakarta

Jasa Raharja Dukung Pengamanan Arus Balik Idulfitri 2026, Fatalitas Turun 28%

70
×

Jasa Raharja Dukung Pengamanan Arus Balik Idulfitri 2026, Fatalitas Turun 28%

Sebarkan artikel ini

Jakarta, RelasiPublik.id – Jasa Raharja turut berpartisipasi dalam kegiatan peninjauan arus balik Idulfitri 2026 yang dilaksanakan di Jasa Marga Toll Road Command Center KM 29, Bekasi, Rabu (25/3).

Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan koordinasi lintas sektor dalam memastikan kelancaran arus lalu lintas serta meningkatkan keselamatan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin dan Direktur Operasional Ariyandi hadir mendampingi Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono.

Peninjauan dilakukan melalui pusat kendali untuk memantau kondisi arus kendaraan secara real time serta mengevaluasi penerapan rekayasa lalu lintas.

Berdasarkan data terbaru, hingga Rabu siang tercatat sebanyak 2,04 juta kendaraan telah kembali ke Jakarta dari total 2,52 juta kendaraan yang sebelumnya meninggalkan wilayah tersebut.

Kapolri menyampaikan bahwa pengendalian arus balik dilakukan berbasis indikator volume capacity ratio (V/C ratio) serta pemantauan intensif terhadap pergerakan kendaraan. Puncak arus balik tercatat terjadi pada Selasa (24/3) malam dengan jumlah mencapai 256.338 kendaraan, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Seiring dinamika di lapangan, rekayasa lalu lintas berupa sistem one-way nasional telah disesuaikan menjadi one-way sepenggal. Namun demikian, langkah antisipatif akan terus dilakukan jika terjadi peningkatan volume kendaraan secara signifikan.

Dari sisi keselamatan, Jasa Raharja mencatat adanya penurunan angka fatalitas kecelakaan sebesar 28% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu dari 318 kasus menjadi 228 kasus dalam 12 hari masa Siaga Angkutan Lebaran.

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya telah menyalurkan santunan sebesar Rp11,2 miliar kepada 224 korban meninggal dunia melalui keluarga dan ahli waris.

“Meski tren menunjukkan perbaikan, faktor risiko tetap perlu menjadi perhatian bersama. Dominasi kecelakaan masih terjadi pada kendaraan roda dua, dengan penyebab utama kelelahan pengemudi akibat perjalanan panjang serta kondisi kendaraan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Jasa Raharja juga mengoptimalkan kesiapan petugas di lapangan guna memberikan respons cepat terhadap korban kecelakaan serta memastikan penyerahan santunan dilakukan secara tepat waktu.

Sebagai BUMN yang memiliki mandat memberikan perlindungan dasar melalui program asuransi kecelakaan, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan prima bagi masyarakat.

Pada sisa periode arus balik Idulfitri 2026, Jasa Raharja akan terus memantau aspek keselamatan dan kelancaran perjalanan. Kolaborasi antara kepolisian, kementerian, operator jalan tol, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mewujudkan arus balik yang aman, tertib, dan nyaman.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *