Mamuju, RelasiPublik.id — Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), secara resmi membuka kegiatan Karya Kreatif Ekonomi (KKE) dan Pekan Ekonomi Syariah (PEKSyar) 2025 yang digelar oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulbar di Mall Matos, Mamuju. Acara berlangsung dari 16 hingga 21 Juni 2025
Mengusung tema “Sinergi untuk Mengakselerasi Pengembangan UMKM dan Ekonomi Syariah dalam Mewujudkan Sulawesi Barat yang Maju dan Sejahtera.”
Dalam sambutannya, SDK menyampaikan apresiasi atas komitmen BI dalam mendukung pengembangan UMKM dan ekonomi kerakyatan. Ia menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi inklusif dan peran strategis UMKM, terutama di sektor pertanian dan perikanan yang menopang 46% ekonomi Sulbar.
SDK juga menyoroti pentingnya akses permodalan bagi pelaku usaha kecil serta perlunya pendampingan dan pembinaan untuk meningkatkan kepercayaan lembaga keuangan. Ia berharap sinergi antara BI dan OPD, khususnya Dinas Koperasi dan UKM, dapat memperkuat ekosistem UMKM.
Kepala BI Sulbar, Eka Putra Budi Nugroho, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan 32 UMKM, termasuk pelaku usaha kuliner, kerajinan, dan fesyen lokal. Selain itu, ada partisipasi dari 25 instansi dan organisasi. Target transaksi dari kegiatan ini diproyeksikan mencapai Rp11 miliar, dengan penjualan ritel sekitar Rp100 juta.
BI menegaskan komitmennya untuk mendorong UMKM naik kelas melalui pendekatan terintegrasi, menggabungkan ekonomi kreatif, ekonomi syariah, dan kearifan lokal.
(*)













