MamujuSulbar

Razia Operasi Patuh Marano 2025 di Mamuju: Puluhan Pengendara Menepi Hindari Tilang

392
×

Razia Operasi Patuh Marano 2025 di Mamuju: Puluhan Pengendara Menepi Hindari Tilang

Sebarkan artikel ini

Mamuju, RelasiPublik.id – Puluhan pengendara roda dua dan roda empat terpaksa menepi di Jalan Trans Sulawesi poros Mamuju–Majene pada Selasa (22/7), guna menghindari razia dalam rangka Operasi Patuh Marano 2025.

Pantauan langsung RelasiPublik.id, para pengendara tampak berhenti dan menepi di pinggir jalan karena takut melintas akibat tidak membawa kelengkapan surat-surat kendaraan.

Bahu jalan yang biasanya sepi pun menjadi macet akibat padatnya kendaraan yang berhenti.

Salah seorang pengendara mobil, Yunus, mengaku memilih menepi karena lupa membawa STNK.

“Saya tidak mau melintas karena lupa bawa surat kendaraan (STNK),” ungkapnya.

Ia bahkan rela menunggu cukup lama hingga razia selesai agar bisa melanjutkan perjalanan tanpa risiko ditilang.

“Sudah satu jam lebih saya menepi menunggu polisi bubar. Nanti selesai baru saya melintas,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Kamsel Satlantas Polresta Mamuju, Iptu Karina Rara Ayu, menyebutkan bahwa pengendara yang enggan melintas sudah pasti tidak memiliki surat-surat kendaraan yang lengkap.

“Kita lihat saja, banyak pengendara tidak mau melintas. Pasti mereka tidak ada surat-surat atau tidak lengkap,” bebernya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu membawa kelengkapan berkendara seperti SIM dan STNK, serta memperhatikan keselamatan berkendara dengan menggunakan helm dan sabuk pengaman.

Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Marano 2025, Satlantas Polresta Mamuju telah menindak sebanyak 40 pelanggaran lalu lintas, dengan 4 tilang dilakukan hari ini.

“Untuk sementara, hari ini kami melakukan 4 tilang. Jadi total selama operasi sudah ada 40 tilang,” tambahnya.

Operasi Patuh Marano 2025 ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas, serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Mamuju dan sekitarnya.

“Dengan adanya Operasi Patuh Marano 2025, diharapkan jumlah kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas di wilayah Polresta Mamuju dapat menurun secara signifikan, demi terciptanya situasi lalu lintas yang lebih aman dan tertib,” tutup Iptu Karina.

(Hl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *