Polewali MandarSulbar

Mahasiswa PBL 3 STIKes Bina Bangsa Majene dan Pemdes Kurma Sukses Gelar Sosialisasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

533
×

Mahasiswa PBL 3 STIKes Bina Bangsa Majene dan Pemdes Kurma Sukses Gelar Sosialisasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

Sebarkan artikel ini

Polewali, RelasiPublik.id — Mahasiswa PBL 3 STIKes Bina Bangsa Majene bekerja sama dengan Pemerintah Desa Kurma, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, sukses melaksanakan sosialisasi tentang pemilahan dan pengelolaan sampah rumah tangga pada Kamis (31/7/2025).

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata Mahasiswa PBL 3 STIKes Bina Bangsa Majene dan Pemerintah Desa Kurma terhadap program pengelolaan lingkungan yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar.

Dalam sosialisasi menjelaska tentang sistem kerja bank sampah, termasuk jenis-jenis sampah yang memiliki nilai jual dan dapat ditabung di bank sampah.

Kepala Desa Kurma, Baharuddin, dalam sambutannya mengungkapkan pentingnya program bank sampah di wilayahnya. Menurutnya, program ini sangat membantu dalam mengurangi volume sampah rumah tangga yang setiap hari dihasilkan.

“Maka dari itu, mari kita aktifkan dan dukung program ini sebagai kontribusi nyata kepada pemerintah kabupaten dalam mengurangi sampah di Polewali Mandar,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi dan insentif kepada masyarakat, pemerintah desa juga menetapkan kebijakan bebas Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)/ dan bebas Pajak Pekarangan Rumah selama satu tahun bagi warga Desa Kurma yang berhasil menjadi penabung sampah terbanyak dan memenuhi syarat serta ketentuan yang berlaku.

“Ini adalah upaya kami mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan,” jelas Baharuddin.

Program ini mendapat sambutan positif, terutama dari kalangan ibu rumah tangga yang merasa terbantu dengan adanya edukasi serta insentif langsung dari pemerintah desa.

Koordinator Desa PBL 3 STIKes Bina Bangsa Majene Dionisius Demmalio, menyampaikan harapannya agar program pengelolaan sampah rumah tangga ini tetap berlanjut meskipun kegiatan PBL telah usai.

“Kami berharap warga tetap aktif dalam menabung sampah agar lingkungan tetap lestari. Semoga Desa Kurma bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain,” ungkapnya.

Ia juga berharap pengurus karang taruna dan dusun dapat terus menggerakkan masyarakat dan menjadi agen perubahan dalam menciptakan desa yang bersih dan sehat.

Program pemilahan dan pengolahan sampah rumah tangga Pemeintah desa kurma dan karang taruna siap menjadi pengelolaan bank sampah kedepannya.

(Hl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *