MamujuSulbar

Akselerasi Penguatan Gizi, SPPG Mamuju Binanga Satu Resmi Distribusikan 2.676 Paket Makanan Gratis

1
×

Akselerasi Penguatan Gizi, SPPG Mamuju Binanga Satu Resmi Distribusikan 2.676 Paket Makanan Gratis

Sebarkan artikel ini

MAMUJU, RelasiPublik.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamuju Binanga Satu resmi memulai operasional penuh dengan mendistribusikan sebanyak 2.676 paket Makanan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (3/6/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen nyata dalam melakukan intervensi gizi bagi generasi muda di wilayah Kab Mamuju.

​Kepala SPPG Mamuju Binanga Satu, Adelia Noviyanti Ahmad, mengatakan bahwa ribuan porsi makanan tersebut didistribusikan secara serentak ke sejumlah sekolah dan kelompok sasaran yang telah terdata.

Pihaknya memastikan seluruh proses, mulai dari hulu hingga hilir, berjalan dengan pengawasan kualitas yang ketat.

​”Hari ini kami mulai bergerak penuh. Sebanyak 2.676 paket makanan bergizi disalurkan dengan pengawasan ketat, baik dari segi higienitas, cita rasa, hingga ketepatan waktu distribusi agar makanan sampai ke tangan anak-anak dalam kondisi segar,” ujar Adelia di sela-sela aktivitas peluncuran.

​Adelia menegaskan, program MBG ini tidak sekadar berfokus pada kuantitas pengisian perut, melainkan pada pemenuhan standar nutrisi yang terukur.

Setiap menu yang diproduksi oleh dapur SPPG Binanga Satu telah melalui uji kecukupan gizi yang seimbang guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal dan menekan angka stunting di daerah.

​”Kami tidak ingin sekadar membagikan makanan. Setiap porsi yang keluar dari dapur kami dipastikan memenuhi unsur karbohidrat, protein, sayur, dan vitamin seimbang. Ini menyangkut investasi masa depan generasi kita di Mamuju,” tegasnya.

​Untuk menjaga keberlanjutan program ini, SPPG Mamuju Binanga Satu menerapkan manajemen rantai pasok dan sistem logistik yang terukur.

Adelia juga menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor bersama pihak sekolah dan instansi terkait akan terus diperkuat guna mengevaluasi jalannya distribusi setiap hari.

​”Ini adalah langkah awal. Melalui sistem yang matang dan evaluasi harian, kami optimistis program ini dapat berjalan konsisten, transparan, dan tepat sasaran,” pungkas Adelia.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *