Mamuju, RelasiPublik.id — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) bersama Pemuda Desa Pati’di, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pembersihan drainase pada sejumlah titik di wilayah desa, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan masyarakat.
Kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan secara gotong royong dengan melibatkan mahasiswa KKN Unsulbar, pemuda desa, serta masyarakat setempat.
Fokus utama kegiatan adalah membersihkan saluran air yang dipenuhi sampah dan sedimentasi lumpur, yang berpotensi menyebabkan penyumbatan aliran air dan menimbulkan genangan, khususnya pada musim hujan.
Koordinator Desa KKN Unsulbar, Miftah Faridl. S, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN di Desa Pati’di.
Menurutnya, kebersihan drainase memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan agar tetap sehat serta mencegah munculnya berbagai penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kotor dan air tergenang.
“Melalui kegiatan bakti sosial pembersihan drainase ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa KKN untuk berkontribusi langsung dan membangun hubungan yang baik dengan masyarakat Desa Pati’di,” kata Miftah, Rabu (31/12).
Ia menambahkan bahwa keterlibatan pemuda desa menjadi faktor penting dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Kolaborasi antara mahasiswa dan pemuda diharapkan dapat menumbuhkan semangat gotong royong serta meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjaga fasilitas lingkungan desa.
Sementara itu, para pemuda Desa Pati’di menyambut positif pelaksanaan kegiatan bakti sosial tersebut.
“Mereka menilai kehadiran mahasiswa KKN Unsulbar memberikan dampak yang baik, terutama dalam mendorong partisipasi masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan keindahan desa,” kata ambri.
Selain membersihkan drainase, kegiatan ini juga menjadi momentum edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya membuang sampah pada tempatnya serta menjaga saluran air agar tetap berfungsi dengan baik.
Mahasiswa KKN turut memberikan imbauan kepada warga agar tidak menjadikan drainase sebagai tempat pembuangan sampah rumah tangga.
Masyarakat Desa Pati’di berharap kegiatan semacam ini dapat dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya selama masa KKN berlangsung, tetapi juga menjadi agenda rutin pemuda desa dan masyarakat setempat.
Dengan adanya sinergi antara mahasiswa, pemuda, dan warga, diharapkan lingkungan desa dapat tetap bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.
(Hl)













