Uncategorized

Kapolda Sulbar Pimpin Pelatihan Pra Operasi Sikat Marano 2026: Tekan Kriminalitas, Ciptakan Kamtibmas Kondusif Polda Sulbar – Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, memimpin langsung kegiatan Pelatihan Pra Operasi Sikat Marano Tahun 2026, Senin (20/4/26) di Aula Marannu Mapolda. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah kesiapan dan penyamaan persepsi seluruh jajaran dalam upaya menekan angka kriminalitas serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polda Sulbar. Dalam arahannya kepada seluruh peserta pelatihan, Kapolda menjelaskan bahwa dasar dilaksanakannya operasi ini adalah untuk mengantisipasi meningkatnya potensi gangguan kamtibmas. Hal ini seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat untuk keperluan ibadah, sosial, ekonomi, serta berbagai kegiatan lain yang berpotensi menimbulkan keramaian. Kondisi tersebut seringkali dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan tindak pidana seperti premanisme, Pencurian Dengan Pemberatan (Curat), Pencurian Dengan Kekerasan (Curas), hingga Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor). Selain itu, potensi kerawanan lain seperti penganiayaan, penyalahgunaan senjata tajam, hingga peredaran minuman keras ilegal juga menjadi perhatian serius, tegas Irjen Pol Adi Deriyan. Kapolda menekankan bahwa Operasi Sikat Marano 2026 hadir untuk menjalankan peran Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Secara khusus, Kapolda menyoroti maraknya kasus pencurian sawit yang sering dilaporkan, khususnya dari wilayah Mamuju Tengah dan Pasangkayu. “Kita harus segera merubah strategi penanganan. Jangan pernah ragu dalam melakukan penegakan hukum. Saya perintahkan seluruh Kapolres dan Kapolresta untuk mengejar dan menangkap pelaku kejahatan. Tidak ada ruang untuk penyelesaian di luar proses hukum (RJ) dalam kasus-kasus yang meresahkan masyarakat,” tegasnya. Lebih lanjut dijelaskan bahwa kejahatan terjadi karena adanya kesempatan. Oleh karena itu, tugas utama kepolisian adalah meniadakan kesempatan tersebut melalui patroli yang efektif, pemetaan wilayah rawan dan pengawasan yang ketat. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda memberikan lima penekanan penting kepada seluruh personel yang akan terlibat dalam operasi: 1. Laksanakan dengan Maksimal: Jalankan operasi ini dengan sungguh-sungguh dan hilangkan kesan rutinitas, sehingga tujuan operasi dapat tercapai secara maksimal. 2. Pendekatan Humanis: Terus lakukan pendekatan yang humanis kepada seluruh elemen masyarakat guna menjaga hubungan baik. 3. Tegas dan Terukur: Laksanakan penegakan hukum yang tegas namun tetap profesional dan terukur terhadap para pelaku kejahatan. 4. Jaga Kepercayaan: Hindari tindakan yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. 5. Keselamatan Utama: Selalu jaga keselamatan dalam pelaksanaan tugas dan tetap berpedoman pada prosedur serta aturan yang berlaku. Kapolda juga mengingatkan agar personel tidak hanya sekadar melakukan patroli fisik, tetapi juga mampu memahami akar permasalahan sosial di masyarakat, termasuk faktor ekonomi yang sering menjadi latar belakang seseorang melakukan pelanggaran. “Keamanan tidak akan hadir dengan sendirinya, melainkan harus kita ciptakan melalui kerja nyata. Para Kasat Intel harus mampu membaca situasi wilayah dan menjalin kerja sama dengan stakeholder,” tuturnya. Menutup arahannya, Irjen Pol Adi Deriyan juga menyampaikan apresiasi dan semangat. “Kita harus bangga sebagai Bhayangkara Negara. Laksanakan tugas dengan ikhlas, karena setiap tetes keringat dan langkah kita bernilai nilai ibadah demi nusa dan bangsa. Setiap pelaksanaan tugas rekan-rekan, adalah tanggung jawab saya sebagai Kapolda, jadi jangan ragu selama dijalan yang benar,” pungkas Kapolda. Humas Polda Sulbar

31
×

Kapolda Sulbar Pimpin Pelatihan Pra Operasi Sikat Marano 2026: Tekan Kriminalitas, Ciptakan Kamtibmas Kondusif Polda Sulbar – Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, memimpin langsung kegiatan Pelatihan Pra Operasi Sikat Marano Tahun 2026, Senin (20/4/26) di Aula Marannu Mapolda. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah kesiapan dan penyamaan persepsi seluruh jajaran dalam upaya menekan angka kriminalitas serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polda Sulbar. Dalam arahannya kepada seluruh peserta pelatihan, Kapolda menjelaskan bahwa dasar dilaksanakannya operasi ini adalah untuk mengantisipasi meningkatnya potensi gangguan kamtibmas. Hal ini seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat untuk keperluan ibadah, sosial, ekonomi, serta berbagai kegiatan lain yang berpotensi menimbulkan keramaian. Kondisi tersebut seringkali dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan tindak pidana seperti premanisme, Pencurian Dengan Pemberatan (Curat), Pencurian Dengan Kekerasan (Curas), hingga Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor). Selain itu, potensi kerawanan lain seperti penganiayaan, penyalahgunaan senjata tajam, hingga peredaran minuman keras ilegal juga menjadi perhatian serius, tegas Irjen Pol Adi Deriyan. Kapolda menekankan bahwa Operasi Sikat Marano 2026 hadir untuk menjalankan peran Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Secara khusus, Kapolda menyoroti maraknya kasus pencurian sawit yang sering dilaporkan, khususnya dari wilayah Mamuju Tengah dan Pasangkayu. “Kita harus segera merubah strategi penanganan. Jangan pernah ragu dalam melakukan penegakan hukum. Saya perintahkan seluruh Kapolres dan Kapolresta untuk mengejar dan menangkap pelaku kejahatan. Tidak ada ruang untuk penyelesaian di luar proses hukum (RJ) dalam kasus-kasus yang meresahkan masyarakat,” tegasnya. Lebih lanjut dijelaskan bahwa kejahatan terjadi karena adanya kesempatan. Oleh karena itu, tugas utama kepolisian adalah meniadakan kesempatan tersebut melalui patroli yang efektif, pemetaan wilayah rawan dan pengawasan yang ketat. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda memberikan lima penekanan penting kepada seluruh personel yang akan terlibat dalam operasi: 1. Laksanakan dengan Maksimal: Jalankan operasi ini dengan sungguh-sungguh dan hilangkan kesan rutinitas, sehingga tujuan operasi dapat tercapai secara maksimal. 2. Pendekatan Humanis: Terus lakukan pendekatan yang humanis kepada seluruh elemen masyarakat guna menjaga hubungan baik. 3. Tegas dan Terukur: Laksanakan penegakan hukum yang tegas namun tetap profesional dan terukur terhadap para pelaku kejahatan. 4. Jaga Kepercayaan: Hindari tindakan yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. 5. Keselamatan Utama: Selalu jaga keselamatan dalam pelaksanaan tugas dan tetap berpedoman pada prosedur serta aturan yang berlaku. Kapolda juga mengingatkan agar personel tidak hanya sekadar melakukan patroli fisik, tetapi juga mampu memahami akar permasalahan sosial di masyarakat, termasuk faktor ekonomi yang sering menjadi latar belakang seseorang melakukan pelanggaran. “Keamanan tidak akan hadir dengan sendirinya, melainkan harus kita ciptakan melalui kerja nyata. Para Kasat Intel harus mampu membaca situasi wilayah dan menjalin kerja sama dengan stakeholder,” tuturnya. Menutup arahannya, Irjen Pol Adi Deriyan juga menyampaikan apresiasi dan semangat. “Kita harus bangga sebagai Bhayangkara Negara. Laksanakan tugas dengan ikhlas, karena setiap tetes keringat dan langkah kita bernilai nilai ibadah demi nusa dan bangsa. Setiap pelaksanaan tugas rekan-rekan, adalah tanggung jawab saya sebagai Kapolda, jadi jangan ragu selama dijalan yang benar,” pungkas Kapolda. Humas Polda Sulbar

Sebarkan artikel ini

Kapolda Sulbar Pimpin Pelatihan Pra Operasi Sikat Marano 2026: Tekan Kriminalitas, Ciptakan Kamtibmas Kondusif

Polda Sulbar – Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, memimpin langsung kegiatan Pelatihan Pra Operasi Sikat Marano Tahun 2026, Senin (20/4/26) di Aula Marannu Mapolda.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah kesiapan dan penyamaan persepsi seluruh jajaran dalam upaya menekan angka kriminalitas serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polda Sulbar.

Dalam arahannya kepada seluruh peserta pelatihan, Kapolda menjelaskan bahwa dasar dilaksanakannya operasi ini adalah untuk mengantisipasi meningkatnya potensi gangguan kamtibmas. Hal ini seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat untuk keperluan ibadah, sosial, ekonomi, serta berbagai kegiatan lain yang berpotensi menimbulkan keramaian.

Kondisi tersebut seringkali dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan tindak pidana seperti premanisme, Pencurian Dengan Pemberatan (Curat), Pencurian Dengan Kekerasan (Curas), hingga Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor).

Selain itu, potensi kerawanan lain seperti penganiayaan, penyalahgunaan senjata tajam, hingga peredaran minuman keras ilegal juga menjadi perhatian serius, tegas Irjen Pol Adi Deriyan.

Kapolda menekankan bahwa Operasi Sikat Marano 2026 hadir untuk menjalankan peran Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Secara khusus, Kapolda menyoroti maraknya kasus pencurian sawit yang sering dilaporkan, khususnya dari wilayah Mamuju Tengah dan Pasangkayu.

“Kita harus segera merubah strategi penanganan. Jangan pernah ragu dalam melakukan penegakan hukum. Saya perintahkan seluruh Kapolres dan Kapolresta untuk mengejar dan menangkap pelaku kejahatan. Tidak ada ruang untuk penyelesaian di luar proses hukum (RJ) dalam kasus-kasus yang meresahkan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa kejahatan terjadi karena adanya kesempatan. Oleh karena itu, tugas utama kepolisian adalah meniadakan kesempatan tersebut melalui patroli yang efektif, pemetaan wilayah rawan dan pengawasan yang ketat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda memberikan lima penekanan penting kepada seluruh personel yang akan terlibat dalam operasi:

1. Laksanakan dengan Maksimal: Jalankan operasi ini dengan sungguh-sungguh dan hilangkan kesan rutinitas, sehingga tujuan operasi dapat tercapai secara maksimal.

2. Pendekatan Humanis: Terus lakukan pendekatan yang humanis kepada seluruh elemen masyarakat guna menjaga hubungan baik.

3. Tegas dan Terukur: Laksanakan penegakan hukum yang tegas namun tetap profesional dan terukur terhadap para pelaku kejahatan.

4. Jaga Kepercayaan: Hindari tindakan yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

5. Keselamatan Utama: Selalu jaga keselamatan dalam pelaksanaan tugas dan tetap berpedoman pada prosedur serta aturan yang berlaku.

Kapolda juga mengingatkan agar personel tidak hanya sekadar melakukan patroli fisik, tetapi juga mampu memahami akar permasalahan sosial di masyarakat, termasuk faktor ekonomi yang sering menjadi latar belakang seseorang melakukan pelanggaran.

“Keamanan tidak akan hadir dengan sendirinya, melainkan harus kita ciptakan melalui kerja nyata. Para Kasat Intel harus mampu membaca situasi wilayah dan menjalin kerja sama dengan stakeholder,” tuturnya.

Menutup arahannya, Irjen Pol Adi Deriyan juga menyampaikan apresiasi dan semangat. “Kita harus bangga sebagai Bhayangkara Negara. Laksanakan tugas dengan ikhlas, karena setiap tetes keringat dan langkah kita bernilai nilai ibadah demi nusa dan bangsa. Setiap pelaksanaan tugas rekan-rekan, adalah tanggung jawab saya sebagai Kapolda, jadi jangan ragu selama dijalan yang benar,” pungkas Kapolda.

Humas Polda Sulbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Siaga Penuh Hari Buruh, Polda Sulbar Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif Polda Sulbar – Dalam rangka memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga dengan aman dan kondusif dalam momentum Hari Buruh Nasional, Kepolisian Daerah Sulawesi Barat menggelar Apel Siaga Kesiapan Pengamanan, Jumat (1/5/26) di Lapangan Tribrata Mapolda. Apel tersebut diikuti oleh ratusan personel yang tampak siap siaga lengkap dengan peralatan serta kendaraan operasional yang memadai. Kehadiran personel ini menjadi bukti keseriusan dan kesiapan penuh Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Sulbar. Kegiatan dipimpin langsung oleh Karo Ops Polda Sulbar, Kombes Pol Achmad Imam Rifai, dan dipantau secara langsung oleh Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, serta dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama Mapolda Sulbar. Dalam arahannya, Kombes Pol Achmad Imam Rifai menegaskan bahwa pengamanan ini dilaksanakan untuk mengawal hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. “Kita bersiaga karena adanya kegiatan masyarakat dalam rangka memperingati Hari Buruh dan menyampaikan pendapat. Menyampaikan pendapat adalah hak konstitusional mereka, maka kehadiran kita adalah untuk memberikan pelayanan agar penyampaian aspirasi tersebut berjalan tertib dan aman,” tutur Karo Ops. Lebih lanjut ia menyampaikan, sebagai aparat penegak hukum dan pengawal keamanan, personel harus mampu mengarahkan setiap kegiatan masyarakat ke arah yang positif, damai dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan. “Kami hadir untuk mengawal dan mengarahkan. Jika pun terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kesiapan personel dan peralatan hari ini adalah bentuk antisipasi terbaik kita dalam menjaga keamanan serta ketertiban umum,” tegasnya. Dengan digelarnya apel ini, Polda Sulbar memastikan seluruh elemen sudah siap diturunkan ke lapangan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat dalam melaksanakan kegiatan di hari libur nasional ini. Humas Polda Sulbar
Uncategorized

Siaga Penuh Hari Buruh, Polda Sulbar Pastikan Kamtibmas…

Hari Buruh Nasional, Kapolda Sulbar Apresiasi Peran Buruh sebagai Penggerak Ekonomi dan Pembangunan Polda Sulbar – Peringatan Hari Buruh Nasional yang jatuh setiap tanggal 1 Mei menjadi momentum penting sebagai bentuk pengakuan negara atas kontribusi besar para buruh dan pekerja. Kepolisian Daerah Sulawesi Barat juga menegaskan bahwa elemen buruh merupakan salah satu pilar strategis dalam roda pembangunan nasional serta menjadi penggerak utama ekonomi bangsa. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, melalui berbagai saluran resmi Polda Sulbar. Pihaknya turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang tinggi atas dedikasi kepada para pekerja di seluruh wilayah hukum Polda Sulbar maupun nasional. “Peringatan Hari Buruh ini merupakan bukti nyata pengakuan bahwa buruh adalah elemen yang sangat strategis. Mereka memiliki peran vital tidak hanya dalam pembangunan nasional, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi negara,” tutur Kapolda. Menurut Kapolda, kesejahteraan dan ketenangan para pekerja adalah bagian yang tidak terpisahkan dari stabilitas negara. Oleh karena itu, keberadaan mereka sangat dihargai dan didukung penuh dalam kerangka hukum yang berlaku. Di tengah peringatan hari besar ini, Irjen Pol Adi Deriyan juga berharap momentum Hari Buruh dapat diisi dengan kegiatan yang positif, tertib dan damai. “Melalui momen yang istimewa ini, saya berharap situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga dengan baik, aman dan kondusif. Mari kita jaga persatuan dan kebersamaan demi kemajuan bersama,” tutup Kapolda. Humas Polda Sulbar
Uncategorized

Hari Buruh Nasional, Kapolda Sulbar Apresiasi Peran Buruh…