Cegah Lakalantas di Kalangan Pelajar, Ditlantas Polda Sulbar Bersama Disdik Bahas Pembentukan “Sekolah Pelopor Keselamatan”UncategorizedApril 21, 2026
Kapolda Sulbar Audiensi dengan Kepala BPS, Bahas Data Ekonomi dan Potensi Wilayah Polda Sulbar – Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, menerima kunjungan audiensi dari Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Barat di Mapolda Sulbar, Senin (20/4/26). Pertemuan ini menjadi wadah silaturahmi dan pertukaran data penting terkait kondisi sosial-ekonomi masyarakat di wilayah Sulbar. Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPS Sulbar menyampaikan sejumlah data dan kondisi riil di lapangan. Ia mengaku baru bertugas di Sulawesi Barat selama kurang lebih tiga bulan dan menyampaikan apresiasinya atas kesempatan bertemu langsung dengan pimpinan daerah. Data Kemiskinan dan Tinggi nya Biaya Hidup Menurut data yang disampaikan, tingkat kemiskinan di Sulawesi Barat saat ini berada di angka sekitar 10 persen. Secara khusus disebutkan bahwa Kabupaten Mamasa memiliki tantangan tersendiri, di mana tingkat perekonomian masyarakat masih tergolong rendah, namun di sisi lain biaya hidup dan kebutuhan dasar justru relatif tinggi dibandingkan wilayah lain. Selain itu, BPS juga menyoroti potensi besar Sulbar sebagai wilayah penghasil ikan. Sayangnya, hingga saat ini banyak nelayan yang masih kekurangan sarana dan prasarana pendukung, meskipun dalam skala kecil. “Konsumsi ikan sangat penting karena kandungan protein yang tinggi untuk kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, kami memohon dukungan, baik dalam bentuk sponsor maupun kegiatan sosialisasi. Kami juga siap menghadirkan tim sebagai narasumber dalam berbagai forum,” tutur Kepala BPS. Menanggapi hal tersebut, Kapolda Sulbar menekankan pentingnya data akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan, terutama dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan. Kapolda memaparkan target pengembangan komoditas jagung di wilayah binaan Polri yang ditargetkan mencapai sekitar 900 ton. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah peran tengkulak yang seringkali membeli hasil panen dengan harga tinggi sekaligus, sehingga mengganggu distribusi. “Kita lakukan kerja sama dengan para tengkulak agar tidak membeli seluruh hasil jagung masyarakat dan tetap memberikan ruang bagi kita, karena kita juga memiliki target yang harus dicapai dari Mabes Polri,” jelas Kapolda. Bersamaan itu, Kapolda juga mengaitkan data sosial ekonomi dengan tugas kepolisian. Hal ini sejalan dengan diluncurkannya Operasi Sikat Marano 2026 yang fokus pada penanganan kejahatan konvensional. “Kita pahami bahwa alasan seseorang melakukan kejahatan umumnya ada dua, yaitu karena faktor kebutuhan ekonomi dan faktor sosial seperti kecemburuan. Oleh karena itu, kita harus memiliki data yang jelas terkait karakteristik masyarakat sebagai dasar dalam bertindak,” tegasnya. Lebih jauh, Kapolda menyinggung kekayaan luar biasa yang dimiliki Sulawesi Barat. Menurutnya, wilayah ini memiliki potensi sangat besar, bahkan disebut sebagai salah satu daerah terkaya di kawasan Sulawesi. Salah satunya adalah kandungan bahan tambang strategis seperti Uranium yang kadarnya dinilai di atas rata-rata dunia. “Potensi ini harus dikelola dengan baik dan bijaksana agar benar-benar membawa kesejahteraan bagi masyarakat Sulawesi Barat,” pungkas Kapolda. Humas Polda SulbarUncategorizedApril 21, 2026
Wakapolda Sulbar Tegaskan Penerimaan Polri: Jangan Ada yang Main-Main, Semuanya Berbasis KompetensiUncategorizedApril 20, 2026
Kapolda Sulbar Pimpin Pelatihan Pra Operasi Sikat Marano 2026: Tekan Kriminalitas, Ciptakan Kamtibmas Kondusif Polda Sulbar – Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, memimpin langsung kegiatan Pelatihan Pra Operasi Sikat Marano Tahun 2026, Senin (20/4/26) di Aula Marannu Mapolda. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah kesiapan dan penyamaan persepsi seluruh jajaran dalam upaya menekan angka kriminalitas serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polda Sulbar. Dalam arahannya kepada seluruh peserta pelatihan, Kapolda menjelaskan bahwa dasar dilaksanakannya operasi ini adalah untuk mengantisipasi meningkatnya potensi gangguan kamtibmas. Hal ini seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat untuk keperluan ibadah, sosial, ekonomi, serta berbagai kegiatan lain yang berpotensi menimbulkan keramaian. Kondisi tersebut seringkali dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan tindak pidana seperti premanisme, Pencurian Dengan Pemberatan (Curat), Pencurian Dengan Kekerasan (Curas), hingga Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor). Selain itu, potensi kerawanan lain seperti penganiayaan, penyalahgunaan senjata tajam, hingga peredaran minuman keras ilegal juga menjadi perhatian serius, tegas Irjen Pol Adi Deriyan. Kapolda menekankan bahwa Operasi Sikat Marano 2026 hadir untuk menjalankan peran Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Secara khusus, Kapolda menyoroti maraknya kasus pencurian sawit yang sering dilaporkan, khususnya dari wilayah Mamuju Tengah dan Pasangkayu. “Kita harus segera merubah strategi penanganan. Jangan pernah ragu dalam melakukan penegakan hukum. Saya perintahkan seluruh Kapolres dan Kapolresta untuk mengejar dan menangkap pelaku kejahatan. Tidak ada ruang untuk penyelesaian di luar proses hukum (RJ) dalam kasus-kasus yang meresahkan masyarakat,” tegasnya. Lebih lanjut dijelaskan bahwa kejahatan terjadi karena adanya kesempatan. Oleh karena itu, tugas utama kepolisian adalah meniadakan kesempatan tersebut melalui patroli yang efektif, pemetaan wilayah rawan dan pengawasan yang ketat. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda memberikan lima penekanan penting kepada seluruh personel yang akan terlibat dalam operasi: 1. Laksanakan dengan Maksimal: Jalankan operasi ini dengan sungguh-sungguh dan hilangkan kesan rutinitas, sehingga tujuan operasi dapat tercapai secara maksimal. 2. Pendekatan Humanis: Terus lakukan pendekatan yang humanis kepada seluruh elemen masyarakat guna menjaga hubungan baik. 3. Tegas dan Terukur: Laksanakan penegakan hukum yang tegas namun tetap profesional dan terukur terhadap para pelaku kejahatan. 4. Jaga Kepercayaan: Hindari tindakan yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. 5. Keselamatan Utama: Selalu jaga keselamatan dalam pelaksanaan tugas dan tetap berpedoman pada prosedur serta aturan yang berlaku. Kapolda juga mengingatkan agar personel tidak hanya sekadar melakukan patroli fisik, tetapi juga mampu memahami akar permasalahan sosial di masyarakat, termasuk faktor ekonomi yang sering menjadi latar belakang seseorang melakukan pelanggaran. “Keamanan tidak akan hadir dengan sendirinya, melainkan harus kita ciptakan melalui kerja nyata. Para Kasat Intel harus mampu membaca situasi wilayah dan menjalin kerja sama dengan stakeholder,” tuturnya. Menutup arahannya, Irjen Pol Adi Deriyan juga menyampaikan apresiasi dan semangat. “Kita harus bangga sebagai Bhayangkara Negara. Laksanakan tugas dengan ikhlas, karena setiap tetes keringat dan langkah kita bernilai nilai ibadah demi nusa dan bangsa. Setiap pelaksanaan tugas rekan-rekan, adalah tanggung jawab saya sebagai Kapolda, jadi jangan ragu selama dijalan yang benar,” pungkas Kapolda. Humas Polda SulbarUncategorizedApril 20, 2026
Bayar Pajak Lebih Mudah, Perlindungan Lebih Pasti, Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan PublikUncategorizedApril 19, 2026
Promosikan Potensi Alam, Kapolda Sulbar Bareng PJU Jelajahi Keindahan Air Terjun Tamasapi Polda Sulbar – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, bersama Pejabat Utama (PJU) Mapolda Sulbar melakukan kegiatan ekspedisi dan peninjauan destinasi wisata alam. Rombongan Kapolda menelusuri keindahan Air Terjun Tamasapi yang terletak di kawasan Kali Mamuju, Sabtu (18/4/26). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka mengisi waktu akhir pekan (weekend) sekaligus melakukan eksplorasi potensi daerah. Tampak akrab dan santai, Kapolda beserta jajaran menempuh perjalanan menggunakan sepeda motor menuju lokasi, menikmati suasana alam dan keasrian lingkungan sekitar. Lokasi Air Terjun Tamasapi menawarkan pemandangan yang memukau dengan aliran air yang jernih serta suasana alam yang masih sangat asri dan alami. Kehadiran pimpinan tertinggi di lingkungan Polda Sulbar ini menjadi bukti perhatian besar terhadap kekayaan alam yang dimiliki daerah. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Irjen Pol Adi Deriyan menegaskan bahwa Sulawesi Barat memiliki anugerah alam yang luar biasa. Berbagai destinasi wisata yang tersebar dinilai memiliki daya tarik yang tidak kalah dengan daerah lain. “Destinasi wisata alam di Sulbar ini punya potensi yang sangat besar dan luar biasa. Keindahannya harus kita kenalkan lebih luas lagi, bahkan sampai ke kancah nasional maupun internasional,” tutur Kapolda. Menurutnya, pengembangan pariwisata bukan hanya soal keindahan semata, tetapi juga berkaitan erat dengan roda ekonomi masyarakat. Semakin banyak wisatawan yang berkunjung, maka akan semakin terbuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi warga sekitar. “Kita ingin tempat-tempat indah seperti ini dikenal banyak orang. Ketika pengunjung datang, otomatis akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” tambahnya. Kegiatan ini juga menjadi momen keakraban sekaligus bentuk dukungan nyata kepolisian dalam mempromosikan Sulbar sebagai salah satu tujuan wisata menarik di Pulau Sulawesi. Humas Polda SulbarUncategorizedApril 18, 2026
Sinergi Lintas Sektor, Forum LLAJ Sepakati Perketat Pengaturan Lalu Lintas di MamujuMamujuApril 17, 2026
Kapolda Sulbar Terima Kunjungan KBPP, Bahas Potensi Bisnis dan Pengembangan Organisasi Polda Sulbar – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, menerima kunjungan silaturahmi dari pengurus Ikatan Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP) Wilayah Sulawesi Barat, Jumat (17/4/26) di ruang senda Mapolda. Pertemuan ini juga menjadi wadah komunikasi sekaligus membahas rencana kegiatan serta upaya pengembangan organisasi ke depannya. Dalam kesempatan tersebut, Ketua KBPP Sulbar menyampaikan bahwa kedatangan mereka selain untuk mempererat tali persaudaraan, juga dalam rangka menyampaikan undangan resmi. “Kami hadir untuk bersilaturahmi sekaligus mengundang Bapak Kapolda pada kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) yang kami selenggarakan setiap lima tahun sekali,” tutur Ketua KBPP. Ia menjelaskan, kegiatan Musda direncanakan akan digelar pada tanggal 25 April 2026. Acara ini bertujuan untuk memilih Ketua KBPP periode baru dan diharapkan akan dihadiri oleh tiga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). “Kami juga memohon dukungan agar dapat dikoordinasikan kepada para anggota, sehingga kehadiran mereka dalam acara tersebut dapat maksimal. Saat ini, jumlah anggota KBPP di Kabupaten Mamuju saja tercatat sekitar 300 orang,” tambahnya. Menanggapi hal tersebut, Kapolda memberikan apresiasi atas keaktifan organisasi dan memberikan sejumlah masukan strategis. Terkait jumlah anggota yang saat ini dinilai masih perlu ditingkatkan, Irjen Pol Adi Deriyan menyoroti pentingnya aspek kesejahteraan dan manfaat organisasi. “Untuk merangkul lebih banyak putra-putri Polri bergabung, salah satu daya tarik utamanya adalah aspek kesejahteraan. Jika organisasi ini bisa memberikan manfaat nyata, saya yakin anggotanya tidak hanya 300, tapi bisa mencapai ribuan,” tegas Kapolda. Lebih jauh, Kapolda menilai Sulawesi Barat memiliki potensi ekonomi dan sumber daya alam yang sangat besar, terutama dari sisi mineral. Menurutnya, peluang bisnis di daerah ini sangat terbuka lebar. “Sulbar adalah daerah yang sangat kaya. Dalam 5 hingga 10 tahun ke depan, perkembangannya akan sangat signifikan. Selama 8 bulan saya menjabat, kami bahkan telah menjajaki kerja sama hingga mendatangkan pihak dari Rusia untuk melihat potensi di sini,” ungkapnya. Oleh karena itu, Kapolda menyarankan agar KBPP dapat memanfaatkan peluang tersebut. “Dalam sebuah organisasi, jika anggota tidak merasakan keuntungan atau manfaat, lama-kelamaan mereka akan jenuh. Maka, mari hadirkan nilai tambah dan peluang usaha yang nyata bagi anggota,” pesannya. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Kapolda juga menyinggung sejumlah isu penting. Ia menyambut baik undangan Musda dan berharap dapat hadir jika tidak ada halangan. Kapolda juga menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas institusi. Ia menuturkan bahwa selama memimpin, setiap anggota yang terbukti terlibat pelanggaran serius seperti narkoba dan kasus asusila pasti akan diproses hukum. “Memecat anggota bukanlah prestasi, melainkan sebuah evaluasi dan kegagalan kita sebagai pimpinan. Namun, aturan tetap harus ditegakkan. Saya juga pastikan tidak ada perlakuan istimewa, semuanya diperlakukan adil,” tegasnya. Terkait penerimaan anggota Polri yang sedang berlangsung, Kapolda kembali menegaskan prinsip “Masuk Polri Itu Gratis”. Ia mengimbau agar tidak percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang, karena seluruh proses dilakukan secara terbuka dan sistem merit. Terakhir, Kapolda juga menyampaikan harapannya agar seluruh elemen masyarakat, termasuk KBPP memberikan dukungan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban. Humas Polda SulbarUncategorizedApril 17, 2026
Optimalisasi Keselamatan, Dirlantas Pimpin Rapat LLAJ, Bahas 7 Program Strategis Tata LalinUncategorizedApril 17, 2026