MamujuSulbar

Pemprov Sulbar Gandeng Kalbe Farma Percepat Penurunan Stunting Lewat Program Gizi Terpadu

172
×

Pemprov Sulbar Gandeng Kalbe Farma Percepat Penurunan Stunting Lewat Program Gizi Terpadu

Sebarkan artikel ini

Mamuju, RelasiPublik.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus menggenjot upaya percepatan penurunan angka stunting. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah menjalin kerja sama dengan perusahaan farmasi terkemuka, PT Kalbe Farma.

Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S Mengga, memimpin langsung pertemuan dengan pihak Kalbe Farma yang digelar di lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar, Senin, 2 Juni 2025. Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Sulbar.

Dalam keterangannya, Salim menyampaikan bahwa pelibatan pihak swasta seperti Kalbe Farma sangat penting dalam mempercepat penanganan stunting secara komprehensif.

“Alhamdulillah, melalui pertemuan ini PT Kalbe Farma bersedia melakukan pendampingan. Kami berharap sinergi ini bisa menghasilkan strategi yang efektif untuk menurunkan angka stunting di Sulbar,” ujar Salim.

Salim menjelaskan bahwa Kalbe Farma telah memiliki rekam jejak dalam program pendampingan gizi, yang dinilai sejalan dengan target Pemprov dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya ibu hamil, ibu pranikah, dan anak usia dini.

Menurutnya, jika stunting tidak ditangani secara serius, akan berdampak pada rendahnya kualitas sumber daya manusia di masa depan. “Akan semakin banyak penduduk yang tumbuh dengan perkembangan kemampuan yang lambat, mudah sakit, dan kurang produktif,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya intervensi sejak dini bagi kelompok rentan stunting, seperti remaja putri, pasangan usia subur, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

“Stunting bisa dicegah. Kuncinya ada pada pemenuhan gizi yang tepat dan edukasi yang terus-menerus kepada masyarakat,” tambah Salim.

Dalam pertemuan itu, PT Kalbe Farma memaparkan sejumlah program yang akan dijalankan, termasuk pemberian makanan tambahan seperti susu Prenagen untuk ibu hamil, serta edukasi gizi dan kesehatan.

Tak hanya itu, Kalbe Farma juga akan menyediakan produk nutrisi untuk berbagai tahapan, mulai dari sebelum kehamilan, masa menyusui, hingga tumbuh kembang anak dan usia dewasa.

Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat menjadi model kemitraan antara pemerintah dan sektor swasta dalam menekan prevalensi stunting di Sulawesi Barat secara signifikan.

(*)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *