Mamuju, RelasiPublik.id — Melalui program kerja individu, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) Gelombang XXVI yang tergabung dalam Posko Desa Pati’di, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, melaksanakan kegiatan pembuatan peta administrasi desa.
Program kerja ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa, khususnya dalam penyediaan data wilayah yang akurat dan mudah dipahami.
Peta administrasi desa tersebut memuat informasi mengenai batas wilayah, serta fasilitas umum yang ada di Desa Pati’di.
Mahasiswa KKN Unsulbar Posko Desa Pati’di, Rahmat Hidayat, mengatakan bahwa pembuatan peta administrasi desa bertujuan untuk membantu pemerintah desa dalam mendata wilayah administratif secara lebih sistematis.
Selama ini belum tersedia peta administrasi yang lengkap dan terbarui sehingga diperlukan pembaruan data wilayah.
“Peta administrasi desa ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah desa dalam perencanaan pembangunan, pendataan wilayah, serta memudahkan masyarakat dalam memahami batas-batas administratif desa,” ujar Rahmat, Jumat (23/1).
Ia menjelaskan bahwa proses penyusunan peta dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pengumpulan data awal di kantor desa, observasi langsung ke lapangan, hingga koordinasi dengan aparat desa dan tokoh masyarakat setempat.
“Hal tersebut dilakukan untuk memastikan keakuratan data dan kesesuaian peta dengan kondisi nyata di lapangan”, ungkapnya.
Selain itu, Rahmat menambahkan bahwa peta administrasi desa juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pendukung dalam pengurusan administrasi penyusunan program kerja desa, serta sebagai referensi dalam kegiatan pembangunan ke depannya.
Pemerintah Desa Pati’di menyambut baik inisiatif mahasiswa KKN Unsulbar tersebut. Aparat desa menilai bahwa peta administrasi desa yang dibuat dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta mempermudah dalam pengambilan kebijakan berbasis data wilayah.
Dengan adanya program kerja ini, Mahasiswa KKN Unsulbar berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Pati’di serta meninggalkan hasil kerja yang dapat digunakan secara berkelanjutan oleh pemerintah desa, bahkan setelah masa KKN berakhir.
(Hl)













