Mamuju, RelasiPublik.id — Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Perhubungan (Perkimtanhub) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan rapat koordinasi bersama Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Mamuju terkait rencana trayek angkutan laut perintis dan tol laut tahun 2027.
Rapat dilaksanakan di Kantor Dinas Perkimtanhub Sulbar, Kamis (30/4). Pertemuan ini bertujuan untuk mematangkan rencana penambahan trayek angkutan laut perintis dan tol laut, khususnya ke sejumlah pulau di wilayah Sulbar.
Kegiatan tersebut sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK), dalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membangun infrastruktur, serta menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Kepala Dinas Perkimtanhub Sulbar, Maddareski Salatin, menyampaikan bahwa pada tahun 2027 akan dilakukan penambahan trayek angkutan laut perintis dan tol laut.
“Rute trayek angkutan laut perintis direncanakan dari Mamuju menuju Pulau Ambo, Pulau Salissingan dan Pulau Popoongan. Selain itu, terdapat juga rute menuju Bontang dan Budong-Budong, termasuk penambahan armada,” ungkapnya.
Selain penambahan trayek, juga direncanakan pembangunan enam pelabuhan baru. Lokasinya tersebar di beberapa daerah, yaitu di Kabupaten Mamuju (Tapalang), Kabupaten Polewali Mandar (Tinambung), Kabupaten Mamuju Tengah (Karossa), serta tiga titik di Kabupaten Pasangkayu.
(*)













