MamujuSulbar

Disperkimtanhub Sulbar Matangkan Perencanaan Pembangunan PSU 2026, Sasar 49 Titik Se-Sulawesi Barat

13
×

Disperkimtanhub Sulbar Matangkan Perencanaan Pembangunan PSU 2026, Sasar 49 Titik Se-Sulawesi Barat

Sebarkan artikel ini

MAMUJU, RelasiPublik.id — Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Perhubungan (Disperkimtanhub) Provinsi Sulawesi Barat melalui Bidang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman menggelar rapat perencanaan kegiatan penyelenggaraan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) permukiman tahun 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah awal dalam mendukung pembangunan kawasan permukiman yang layak, sehat, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Sulawesi Barat.

Rapat ini membahas rencana pembangunan infrastruktur penunjang permukiman yang tersebar di enam kabupaten di Sulawesi Barat.

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan permukiman masyarakat sekaligus mendukung percepatan penanganan stunting melalui penyediaan infrastruktur dasar yang memadai.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Program Peningkatan PSU, Muhammad Yusuf, mengatakan bahwa tahapan perencanaan saat ini tengah difinalisasi sebelum memasuki proses pelaksanaan fisik.

“Estimasi pelaksanaan fisik direncanakan mulai pada bulan Juli 2026 setelah seluruh produk perencanaan diterima dan dinyatakan siap untuk dilaksanakan,” ujar Yusuf, Jumat (24/5).

Ia menjelaskan, total terdapat 49 titik pembangunan PSU yang akan tersebar di enam kabupaten di Sulawesi Barat.

Sebaran lokasi tersebut meliputi Kabupaten Polewali Mandar sebanyak 25 lokasi, Kabupaten Majene 5 lokasi, Kabupaten Mamasa 4 lokasi, Kabupaten Mamuju 12 lokasi, Kabupaten Mamuju Tengah 1 lokasi, dan Kabupaten Pasangkayu 2 lokasi.

Menurutnya, pembangunan PSU menjadi salah satu langkah penting dalam menghadirkan lingkungan permukiman yang lebih layak huni bagi masyarakat.

“Ekspose perencanaan PSU kegiatan penyelenggaraan PSU permukiman tahun 2026 ini difokuskan pada pembangunan prasarana penunjang fungsi di kawasan permukiman yang juga berkaitan dengan upaya menekan angka stunting,” jelasnya.

Ia menambahkan, penyediaan infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan, drainase, sanitasi, dan fasilitas penunjang lainnya memiliki pengaruh besar terhadap kualitas hidup masyarakat, terutama dalam menciptakan lingkungan sehat bagi tumbuh kembang anak.

Program penyelenggaraan PSU tersebut juga disebut sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, dalam mendorong pembangunan infrastruktur yang merata serta menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap pembangunan infrastruktur permukiman dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan dasar, serta memperkuat pembangunan kawasan permukiman yang aman, nyaman, dan berkelanjutan di Sulawesi Barat.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *