Mateng, RelasiPublik.id — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, kembali menyalurkan Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada 130 penerima manfaat yang terdiri dari ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita (B3), Jumat (12/6).
Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih terhadap pemenuhan kebutuhan nutrisi.
Penyaluran MBG mampu mendukung kesehatan ibu dan anak sekaligus menjadi langkah nyata dalam pencegahan stunting di wilayah Kabupaten Mamuju Tengah.
Kepala SPPG Karossa Mamuju Tengah, Wilton Simbong, mengatakan bahwa pemberian makanan bergizi gratis kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita merupakan salah satu bentuk intervensi pemenuhan gizi yang dilakukan secara berkelanjutan.
Menurutnya, kelompok sasaran tersebut memiliki kebutuhan nutrisi yang tinggi sehingga perlu mendapatkan asupan gizi yang cukup dan seimbang.
Dengan terpenuhinya kebutuhan gizi, kondisi kesehatan ibu dapat terjaga dengan baik, sementara pertumbuhan dan perkembangan balita dapat berlangsung secara optimal.
“Program Makanan Bergizi Gratis ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam memastikan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, dapat terpenuhi dengan baik. Pemenuhan gizi yang cukup sangat penting untuk mendukung kesehatan ibu dan tumbuh kembang anak,” ujar Wilton.
Ia menjelaskan, sebanyak 130 penerima manfaat mendapatkan paket makanan yang telah disusun berdasarkan standar kebutuhan gizi.
Menu yang diberikan mengandung berbagai unsur nutrisi penting seperti protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh.
Selain fokus pada pemberian makanan, SPPG Karossa juga terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola makan sehat dan gizi seimbang.
“Edukasi kepada para penerima manfaat dilakukan agar mereka memahami pentingnya menjaga asupan nutrisi, terutama pada masa kehamilan, menyusui, dan periode emas pertumbuhan anak,” ungkapnya.
Wilton menuturkan bahwa upaya pemenuhan gizi bagi ibu dan anak menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Oleh karena itu, pelaksanaan program MBG diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Kami berharap program ini dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak, sekaligus menjadi salah satu upaya percepatan penurunan angka stunting. Ketika kebutuhan gizi terpenuhi, maka anak-anak dapat tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki daya saing yang baik di masa depan,” pangkasnya
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut, mulai dari tenaga pelaksana di lapangan hingga pihak terkait yang berperan dalam memastikan distribusi makanan bergizi berjalan lancar dan tepat sasaran.
Melalui program Makanan Bergizi Gratis, SPPG Karossa berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dalam pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.
“Program ini diharapkan menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan produktif,” tutup Wilton Simbong.
(HL)













