Mamuju

Gubernur Suhardi Duka Dampingi Menag Nasaruddin Umar di As’adiyah Mamuju, Sulbar Siap Miliki Pesantren Percontohan

6
×

Gubernur Suhardi Duka Dampingi Menag Nasaruddin Umar di As’adiyah Mamuju, Sulbar Siap Miliki Pesantren Percontohan

Sebarkan artikel ini

Mamuju, RelasiPublik.id – Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar, menyampaikan, Pondok Pesantren Raudhatutthalibin As’adiyah Mamuju di Desa Tadui, Kabupaten Mamuju, diproyeksikan menjadi salah satu pesantren percontohan di Sulawesi Barat. Itu disampaikan saat melakukan kunjungan ke pondok pesantren tersebut, Senin 21 September 2026.

Dalam kunjungannya, Nasaruddin bersama Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dan sejumlah pejabat Kementerian Agama melakukan peletakan batu pertama pembangunan lanjutan asrama Pondok Pesantren Raudhatutthalibin As’adiyah Mamuju yang berlokasi di Desa Tadui.

Peletakan batu pertama juga dilakukan Dirjen Pesantren Kementerian Agama Basnang Said dan Bupati Mamuju Sutinah Suhardi.

Nasaruddin mengatakan pembangunan tersebut menjadi bagian dari pengembangan Pondok Pesantren Raudhatutthalibin As’adiyah Mamuju agar ke depan dapat menjadi salah satu pesantren percontohan di Sulbar.

“Ini adalah peletakan batu pertama pembangunan lanjutan daripada Pondok Pesantren Raudhatutthalibin As’adiyah Mamuju. Insyaallah ini kami akan jadikan sebagai salah satu pondok pesantren percontohan di Sulawesi Barat,” ujar Nasaruddin.

Menurut Nasaruddin, pengembangan pesantren tersebut memiliki keterkaitan khusus dengan Dirjen Pesantren Kementerian Agama Basnang Said. Sebelum menduduki jabatan tersebut, Basnang pernah mengabdi Kepala Madrasah di Sulawesi Barat.

“Ini pulang kampung dirjennya ini. Jadi harus bertanggung jawab untuk membesarkan pondok ini ke depan,” kata Nasaruddin.

Ia juga menyebut dirinya, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, serta Basnang Said memiliki latar belakang pendidikan As’adiyah.

“Jadi insyaallah kita berharap pondok pesantren ini nanti akan menjadi sang pencerah di masyarakat Sulawesi Barat,” ujarnya.

Nasaruddin juga melihat Sulbar memiliki potensi besar untuk berkembang. Menurutnya, sektor pertambangan dan pertanian dapat menjadi kekuatan ekonomi daerah apabila dikelola secara optimal.

“Kami membayangkan Sulawesi Barat ini nanti akan melejit, kalau itu sudah luas wilayahnya seperti ini tambangnya sudah dikelola, kemudian juga sektor pertaniannya yang sangat luas,” tuturnya.

Ia optimis perkembangan tersebut dapat membuka peluang baru bagi masyarakat Sulbar. Nasaruddin juga menyampaikan apresiasi terhadap Gubernur Sulbar Suhardi Duka yang dinilainya proaktif dalam mendukung pengembangan daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Kementerian Agama juga memberikan bantuan awal sebesar Rp100 juta untuk Pondok Pesantren Raudhatutthalibin As’adiyah Mamuju.

“Bantuannya pasti. Karena kami sudah tadi dibawakan bantuan awal Rp100 juta tadi ini dibawakan oleh Pak Dirjen,” kata Nasaruddin.

Ia menegaskan bantuan tersebut merupakan tahap awal dan masih terbuka peluang untuk pengembangan dukungan berikutnya.

“Tapi insyaallah selanjutnya, ya itu awal. Insyaallah nanti kita akan kembangkan,” ujarnya.

Setelah melakukan peletakan batu pertama, Menag Nasaruddin Umar bersama dengan Gubernur Suhardi Duka dan rombongan bertolak ke Kantor Gubernur Sulbar untuk menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Pemprov Sulbar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *