Mamuju, RelasiPublik.id – Pemangkasan anggaran program Makanan Bergizi Gratis (GPM) oleh pemerintah pusat tidak berdampak pada program unggulan Gubernur Kalimantan Timur terpilih, Rudi Mas’ud. Ia memastikan program prioritasnya tetap berjalan dengan dukungan anggaran daerah.
Rudi Mas’ud menegaskan bahwa pihaknya mendukung langkah efisiensi yang dilakukan pemerintah pusat dalam penataan ulang anggaran.
“Kami mendukung upaya pemerintah pusat dalam melakukan efisiensi anggaran agar pengelolaannya lebih optimal dan daerah-daerah bisa mendapatkan manfaat yang lebih besar,” ujar Rudi Mas’ud, Senin (11/2/2025).
Ia menyebutkan bahwa APBD Kaltim yang mencapai Rp21 triliun cukup untuk membiayai program prioritasnya, termasuk Gratispol, yang berfokus pada pendidikan dan layanan kesehatan gratis.
“Program Gratispol mencakup pendidikan gratis dari tingkat SMA hingga S3, serta layanan kesehatan gratis bagi para guru, mulai dari PAUD hingga dosen,” jelasnya.
Rudi Mas’ud mengungkapkan, untuk merealisasikan program tersebut, diperlukan anggaran sekitar Rp2,1 triliun. Dengan kapasitas APBD yang ada, ia optimistis Gratispol dapat dijalankan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kalimantan Timur.
(Hl)













