Mamuju, RelasiPublik.id — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulbar resmi meluncurkan program Taman Asuh Syang Anak (TAMASYA).
Peluncuran program ini digelar di Tempat Penitipan Anak (TPA) Malqbi, yang terletak di Jalan Abdul Malik Pattana Endeng, Kompleks Kantor Gubernur Sulbar, pada Selasa (17/5/2025).
Program TAMASYA merupakan inisiasi dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, yang bertujuan untuk memperkuat peran keluarga dalam pengasuhan anak tanpa menghambat produktivitas kerja.

“TAMASYA hadir untuk memperkuat peran keluarga dalam pengasuhan, tanpa menghambat produktivitas kerja,” ujar Kepala DP3AP2KB Sulbar, Amir A. Dado, dalam sambutannya.
Program ini berfokus pada penguatan pengasuhan anak secara terintegrasi melalui empat layanan utama, yaitu:
Pelatihan bagi pengasuh,
Pemantauan tumbuh kembang anak,
Edukasi parenting,
Layanan rujukan bagi anak yang memerlukan intervensi khusus.
Amir A. Dado menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penguatan pengasuhan anak.
“Sinergi seluruh pihak adalah kunci penguatan pengasuhan anak. Ini fondasi penting untuk membangun generasi unggul Indonesia,” tutupnya.
Peluncuran program TAMASYA ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat dari DP3AP2KB Sulbar, Sekretariat BKKBN Sulbar, Dinas Sosial Sulbar, dan Dinas Tenaga Kerja Sulbar.
(Hl)













