Uncategorized

Pemprov Sulbar Bekali ASN Mamasa Tingkatkan Tata Kelola Perangkat Daerah

200
×

Pemprov Sulbar Bekali ASN Mamasa Tingkatkan Tata Kelola Perangkat Daerah

Sebarkan artikel ini

Mamasa, RelasiPublik.id – Pemerintah daerah Sulawesi Barat (Sulbar), melalui Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) melaksanakan kegiatan Pembinaan Penataan Kelembagaan dan Analisa Jabatan (Anjab), Ketatalaksanaan dan Pelayanan Publik pada Perangkat Daerah di Kabupaten Mamasa selama dua hari, Kamis-Jumat 3-4 Juli 2025.

Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari Permendagri Nomor 99 Tahun 2018 pada Pasal 2 ayat (2), yang menyebutkan bahwa Pembinaan Penataan Perangkat Daerah Kabupaten/Kota dilakukan oleh Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat.

Menurut Plt. Kepala Biro Organisasi Setda Sulbar, Nur Rahmah Parampasi, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi birokrasi pemerintah, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia menyebutkan, kegiatan ini selaras dengan salah satu misi utama Pemprov Sulbar dibawah kepemimpinan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wagub Salim S. Mengga (SDK-JSM), yakni membangun SDM yang unggul dan berkarakter.

‘’Adalah tugas kita sebagai unsur dari pemerintah provinsi yang merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat untuk membina perangkat daerah kabupaten dan kota. Dengan kegiatan ini kita berharap, organisasi sebagai unit kerja dapat memastikan penempatan pegawai sesuai kompetensi, menyederhanakan prosedur kerja, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,’’ ujar Rahmah.

Rahmah juga menyampaikan, ini merupakan ikhtiar dari kita untuk meningkatkan kemampuan teman-teman di Pemkab Mamasa dalam menata perangkat daerah, menyusun Anjab, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Hari pertama kegiatan diisi dengan materi penataan kelembagaan dan Anjab, materi ketatalaksanaan dan pelayanan publik. Setelah itu, dilanjutkan dengan pendampingan/coaching clinik tentang penyusunan Proses Bisnis (Probis), Standar Operasional Prosedur (SOP), peraturan tentang pakaian dinas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pelayanan publik.

Hari kedua diisi dengan pendampingan/coaching clinik tentang penataan kelembagaan, penilaian kematangan perangkat daerah, evaluasi kelembagaan, penyusunan Anjab Analisis Beban Kerja (ABK) dan proses rekomendasi jabatan fungsional.

Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Mamasa, Alfredi menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemprov Sulbar, karena melalui Biro Organisasi menyempatkan waktu untuk memberi pencerahan kepada ASN yang merupakan perwakilan dari seluruh perangkat daerah Lingkup Pemkab Mamasa mengenai peta jabatan, Anjab ABK dan kegiatan ketatalaksanaan lainnya.

‘’Luar biasa antusias peserta yang hadir, ramai sekali. Kami ucapan terima kasih kepada Pemprov Sulbar khususnya teman-teman dari Biro Organisasi yang datang ke Mamasa. Luar biasa terbantu sekali kami di Mamasa dan kami sudah paham dan terbuka wawasan kami mengenai Peta Jabatan dan Anjab ABK, sekali lagi terima kasih,’’ ujar Alfredi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kapolda Sulbar Terima Kunjungan KBPP, Bahas Potensi Bisnis dan Pengembangan Organisasi Polda Sulbar – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, menerima kunjungan silaturahmi dari pengurus Ikatan Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP) Wilayah Sulawesi Barat, Jumat (17/4/26) di ruang senda Mapolda. Pertemuan ini juga menjadi wadah komunikasi sekaligus membahas rencana kegiatan serta upaya pengembangan organisasi ke depannya. Dalam kesempatan tersebut, Ketua KBPP Sulbar menyampaikan bahwa kedatangan mereka selain untuk mempererat tali persaudaraan, juga dalam rangka menyampaikan undangan resmi. “Kami hadir untuk bersilaturahmi sekaligus mengundang Bapak Kapolda pada kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) yang kami selenggarakan setiap lima tahun sekali,” tutur Ketua KBPP. Ia menjelaskan, kegiatan Musda direncanakan akan digelar pada tanggal 25 April 2026. Acara ini bertujuan untuk memilih Ketua KBPP periode baru dan diharapkan akan dihadiri oleh tiga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). “Kami juga memohon dukungan agar dapat dikoordinasikan kepada para anggota, sehingga kehadiran mereka dalam acara tersebut dapat maksimal. Saat ini, jumlah anggota KBPP di Kabupaten Mamuju saja tercatat sekitar 300 orang,” tambahnya. Menanggapi hal tersebut, Kapolda memberikan apresiasi atas keaktifan organisasi dan memberikan sejumlah masukan strategis. Terkait jumlah anggota yang saat ini dinilai masih perlu ditingkatkan, Irjen Pol Adi Deriyan menyoroti pentingnya aspek kesejahteraan dan manfaat organisasi. “Untuk merangkul lebih banyak putra-putri Polri bergabung, salah satu daya tarik utamanya adalah aspek kesejahteraan. Jika organisasi ini bisa memberikan manfaat nyata, saya yakin anggotanya tidak hanya 300, tapi bisa mencapai ribuan,” tegas Kapolda. Lebih jauh, Kapolda menilai Sulawesi Barat memiliki potensi ekonomi dan sumber daya alam yang sangat besar, terutama dari sisi mineral. Menurutnya, peluang bisnis di daerah ini sangat terbuka lebar. “Sulbar adalah daerah yang sangat kaya. Dalam 5 hingga 10 tahun ke depan, perkembangannya akan sangat signifikan. Selama 8 bulan saya menjabat, kami bahkan telah menjajaki kerja sama hingga mendatangkan pihak dari Rusia untuk melihat potensi di sini,” ungkapnya. Oleh karena itu, Kapolda menyarankan agar KBPP dapat memanfaatkan peluang tersebut. “Dalam sebuah organisasi, jika anggota tidak merasakan keuntungan atau manfaat, lama-kelamaan mereka akan jenuh. Maka, mari hadirkan nilai tambah dan peluang usaha yang nyata bagi anggota,” pesannya. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Kapolda juga menyinggung sejumlah isu penting. Ia menyambut baik undangan Musda dan berharap dapat hadir jika tidak ada halangan. Kapolda juga menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas institusi. Ia menuturkan bahwa selama memimpin, setiap anggota yang terbukti terlibat pelanggaran serius seperti narkoba dan kasus asusila pasti akan diproses hukum. “Memecat anggota bukanlah prestasi, melainkan sebuah evaluasi dan kegagalan kita sebagai pimpinan. Namun, aturan tetap harus ditegakkan. Saya juga pastikan tidak ada perlakuan istimewa, semuanya diperlakukan adil,” tegasnya. Terkait penerimaan anggota Polri yang sedang berlangsung, Kapolda kembali menegaskan prinsip “Masuk Polri Itu Gratis”. Ia mengimbau agar tidak percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang, karena seluruh proses dilakukan secara terbuka dan sistem merit. Terakhir, Kapolda juga menyampaikan harapannya agar seluruh elemen masyarakat, termasuk KBPP memberikan dukungan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban. Humas Polda Sulbar
Uncategorized

Kapolda Sulbar Terima Kunjungan KBPP, Bahas Potensi Bisnis…

Pastikan Proses Transparan, Kapolda Sulbar Tinjau Langsung Tes Kesehatan Rekrutmen Polri Polda Sulbar – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, melakukan pemantauan langsung kegiatan tes kesehatan dalam rangka seleksi rekrutmen anggota Polri yang berlangsung di Aula Marannu Mapolda Sulbar, Kamis (16/4/26). Dalam peninjauan tersebut, Kapolda didampingi oleh Wakapolda Sulbar serta Direktur Reserse Kriminal Khusus (DirReskrimsus). Kedatangan pejabat utama Polda Sulbar ini disambut baik oleh panitia penyelenggara dan para peserta yang sedang mengikuti serangkaian tes. Terlihat secara langsung, Irjen Pol Adi Deriyan tidak hanya melihat jalannya proses, tetapi juga turun berinteraksi. Ia menyapa para peserta yang tengah menanti giliran pemeriksaan, serta mengecek kelengkapan administrasi dan kesiapan fasilitas medis yang digunakan. Dalam arahannya, Kapolda memberikan penekanan tegas kepada seluruh panitia dan tim pemeriksa untuk menjaga integritas tertinggi. Ia menekankan agar seluruh tahapan seleksi berjalan murni berdasarkan kemampuan dan sesuai dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis). “Saya tidak mau ada kecurangan sedikitpun dalam proses ini. Mari kita sama-sama bekerja dengan ikhlas dan profesional,” tegas Kapolda. Lebih lanjut, Kapolda menyampaikan bahwa seleksi yang bersih dan objektif adalah kunci untuk mendapatkan calon anggota Polri yang berkualitas. “Tujuannya satu, yaitu agar harapan untuk mewujudkan generasi penerus Bhayangkara yang handal, profesional dan berintegritas dapat benar-benar terwujud,” tambahnya. Selain mengawasi panitia, Kapolda juga meluangkan waktu untuk memberikan motivasi dan dukungan moril kepada para peserta seleksi. Ia berpesan agar seluruh calon peserta tetap tenang, menjaga kesehatan dan mengerjakan seluruh tahapan tes dengan kemampuan terbaik mereka. Dengan adanya pengawasan langsung dari pimpinan tertinggi di lingkungan Polda Sulbar ini, diharapkan proses rekrutmen dapat berjalan lancar, menghasilkan putra-putri terbaik daerah, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Humas Polda Sulbar
Uncategorized

Pastikan Proses Transparan, Kapolda Sulbar Tinjau Langsung Tes…