Mamuju, RelasiPublik.id — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melepas peserta Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengikuti ajang tingkat nasional, Sabtu (28/7).
Disdikbud Sulbar mengirimkan sebanyak 21 peserta yang akan berlaga dalam 18 bidang lomba di tingkat nasional.
LKS tingkat nasional ini akan berlangsung hingga 1 Agustus 2025, dan pelaksanaannya tersebar di beberapa lokasi, yakni:
4 bidang lomba digelar di Jakarta,
4 bidang lomba di Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jawa Barat,
4 bidang lomba di PPSDM Kemendikdasmen, dan
6 bidang lomba di kawasan Bisnis dan Pariwisata, Depok.
Pelaksana Harian Kepala Disdikbud Sulbar, Mohammad Ali Chandra, menyampaikan apresiasi dan harapannya kepada para peserta agar dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka serta membawa nama baik Sulawesi Barat di kancah nasional.
“Kami berharap anak-anak kita bisa menunjukkan kompetensinya secara maksimal, dan tentu menjadi kebanggaan bagi daerah,” ujarnya.
Sementara Ketua Rombongan sekaligus Kepala Bidang SMK Disdikbud Sulbar, Irham Yaku, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi LKS tingkat nasional ini, termasuk pelatihan intensif dan pendampingan teknis bagi para peserta.
“Kami telah mempersiapkan siswa-siswa ini sejak jauh hari, baik melalui pembinaan langsung maupun kolaborasi dengan guru pembimbing dan dunia industri. Semoga kerja keras ini bisa membuahkan hasil terbaik,” ujar Irham.
Ia juga menambahkan bahwa keikutsertaan siswa Sulbar dalam ajang nasional ini bukan hanya soal prestasi, tetapi juga sebagai upaya membangun kepercayaan diri dan memperluas wawasan peserta didik dalam dunia kerja.
Para peserta dilepas secara resmi dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Kantor Disdikbud Sulbar. Acara tersebut juga dihadiri oleh para orang tua, guru pembimbing, dan pejabat terkait yang turut memberikan semangat dan dukungan.
Ajang LKS tingkat nasional ini merupakan agenda tahunan yang digelar oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebagai wadah untuk mengukur keterampilan dan kompetensi siswa SMK dari seluruh Indonesia.
Dengan keikutsertaan ini, Disdikbud Sulbar berharap mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan vokasi di wilayah Sulawesi Barat serta memperkuat peran SMK dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing secara global.
(Hl)













