Uncategorized

Diskusi Bersama: Gubernur Suhardi Duka Serap Aspirasi OKP dan PPPK Soal Ancaman Pasal 146 UU HKPD

48
×

Diskusi Bersama: Gubernur Suhardi Duka Serap Aspirasi OKP dan PPPK Soal Ancaman Pasal 146 UU HKPD

Sebarkan artikel ini

Mamuju,RelasiPublik.id — Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, didampingi Sekretaris Daerah Junda Maulana, menerima audiensi dan diskusi bersama sejumlah organisasi masyarakat (Ormas), organisasi kepemudaan (OKP), serta perwakilan PPPK formasi waktu (FW) dan PPPK paruh waktu (PW) Provinsi Sulawesi Barat. Jumat, 10 April 2026.

Pertemuan yang berlangsung pada pukul 14.00 WITA di Ruang Theater Lantai 2 Kantor Gubernur Sulawesi Barat ini membahas kondisi keuangan daerah serta dampak kebijakan pembatasan belanja pegawai dalam APBD sebesar 30 persen yang akan diberlakukan pada tahun 2027. Merujuk pada UU No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD), khususnya di pasal 146.

Kebijakan tersebut berpotensi memicu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, meskipun pemerintah pusat telah menegaskan tidak akan menghapus skema PPPK paruh waktu.

Dalam forum tersebut, Gubernur Suhardi Duka, memaparkan secara rinci kondisi fiskal Pemprov Sulbar dan semua kabupaten. Secara langsung juga membuka ruang dialog dengan para perwakilan PPPK paruh waktu dan OKP, meminta masukan terkait langkah-langkah strategis yang perlu diambil guna menyelesaikan persoalan tersebut.

Gubernur Suhardi Duka memaparkan bahwa kondisi keuangan Provinsi Sulawesi Barat saat ini berada dalam tekanan yang cukup berat. Ia menyebutkan bahwa rata-rata belanja pegawai di kabupaten se-Sulbar telah mencapai 40 persen, sementara di tingkat provinsi berada pada angka 38 persen.

“Bahkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat harus melakukan penyesuaian anggaran hingga Rp220 miliar. Olehnya itu, kami mengusulkan relaksasi Pasal 146. Jika tidak ada relaksasi atau kebijakan dari pemerintah pusat, ini bisa menjadi bencana bagi daerah, bahkan berpotensi menyebabkan shutdown,” ujarnya.

Dari PKC PMII Sulbar, Reza, menyampaikan harapan atas situasi pelik yang dihadapi Pemprov Sulbar, agar tidak ada yang dikorbankan. Sehingga berharap pemerintah pusat bisa memberikan kebijakan atas situasi yang dialami semua daerah di Indonesia, sehingga tidak ada keputusan yang bisa merugikan masyarakat. Hal ini pun dijawab Gubernur Suhardi Duka, menjadi harapan bersama.

Sementara Perwakilan HMI MPO Mamuju, Aco Riswan menilai kebijakan pemerintah pusat saat ini justru menimbulkan kebingungan di daerah dan berdampak hingga ke lapisan masyarakat bawah. Ia menyampaikan bahwa langkah yang perlu segera dilakukan adalah mendorong pemerintah pusat untuk menunda penerapan kebijakan tersebut.

Selain itu, ia juga mengusulkan agar pemerintah pusat memberikan kebijakan tambahan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menertibkan berbagai jenis pajak yang ada guna memperkuat kondisi fiskal daerah.

Pertemuan tersebut diharapkan ada peran serta organisasi yang hadir agar melihat persoalan secara jernih yang dihadapi daerah saat ini, dan menghasilkan rekomendasi yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan yang lebih berpihak kepada daerah. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Siaga Penuh Hari Buruh, Polda Sulbar Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif Polda Sulbar – Dalam rangka memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga dengan aman dan kondusif dalam momentum Hari Buruh Nasional, Kepolisian Daerah Sulawesi Barat menggelar Apel Siaga Kesiapan Pengamanan, Jumat (1/5/26) di Lapangan Tribrata Mapolda. Apel tersebut diikuti oleh ratusan personel yang tampak siap siaga lengkap dengan peralatan serta kendaraan operasional yang memadai. Kehadiran personel ini menjadi bukti keseriusan dan kesiapan penuh Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Sulbar. Kegiatan dipimpin langsung oleh Karo Ops Polda Sulbar, Kombes Pol Achmad Imam Rifai, dan dipantau secara langsung oleh Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, serta dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama Mapolda Sulbar. Dalam arahannya, Kombes Pol Achmad Imam Rifai menegaskan bahwa pengamanan ini dilaksanakan untuk mengawal hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. “Kita bersiaga karena adanya kegiatan masyarakat dalam rangka memperingati Hari Buruh dan menyampaikan pendapat. Menyampaikan pendapat adalah hak konstitusional mereka, maka kehadiran kita adalah untuk memberikan pelayanan agar penyampaian aspirasi tersebut berjalan tertib dan aman,” tutur Karo Ops. Lebih lanjut ia menyampaikan, sebagai aparat penegak hukum dan pengawal keamanan, personel harus mampu mengarahkan setiap kegiatan masyarakat ke arah yang positif, damai dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan. “Kami hadir untuk mengawal dan mengarahkan. Jika pun terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kesiapan personel dan peralatan hari ini adalah bentuk antisipasi terbaik kita dalam menjaga keamanan serta ketertiban umum,” tegasnya. Dengan digelarnya apel ini, Polda Sulbar memastikan seluruh elemen sudah siap diturunkan ke lapangan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat dalam melaksanakan kegiatan di hari libur nasional ini. Humas Polda Sulbar
Uncategorized

Siaga Penuh Hari Buruh, Polda Sulbar Pastikan Kamtibmas…

Hari Buruh Nasional, Kapolda Sulbar Apresiasi Peran Buruh sebagai Penggerak Ekonomi dan Pembangunan Polda Sulbar – Peringatan Hari Buruh Nasional yang jatuh setiap tanggal 1 Mei menjadi momentum penting sebagai bentuk pengakuan negara atas kontribusi besar para buruh dan pekerja. Kepolisian Daerah Sulawesi Barat juga menegaskan bahwa elemen buruh merupakan salah satu pilar strategis dalam roda pembangunan nasional serta menjadi penggerak utama ekonomi bangsa. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, melalui berbagai saluran resmi Polda Sulbar. Pihaknya turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang tinggi atas dedikasi kepada para pekerja di seluruh wilayah hukum Polda Sulbar maupun nasional. “Peringatan Hari Buruh ini merupakan bukti nyata pengakuan bahwa buruh adalah elemen yang sangat strategis. Mereka memiliki peran vital tidak hanya dalam pembangunan nasional, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi negara,” tutur Kapolda. Menurut Kapolda, kesejahteraan dan ketenangan para pekerja adalah bagian yang tidak terpisahkan dari stabilitas negara. Oleh karena itu, keberadaan mereka sangat dihargai dan didukung penuh dalam kerangka hukum yang berlaku. Di tengah peringatan hari besar ini, Irjen Pol Adi Deriyan juga berharap momentum Hari Buruh dapat diisi dengan kegiatan yang positif, tertib dan damai. “Melalui momen yang istimewa ini, saya berharap situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga dengan baik, aman dan kondusif. Mari kita jaga persatuan dan kebersamaan demi kemajuan bersama,” tutup Kapolda. Humas Polda Sulbar
Uncategorized

Hari Buruh Nasional, Kapolda Sulbar Apresiasi Peran Buruh…