Uncategorized

Jasa Raharja Berikan Santunan Kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan KA Bekasi

3
×

Jasa Raharja Berikan Santunan Kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan KA Bekasi

Sebarkan artikel ini

Jakarta, RelasiPublik.id—Jasa Raharja bergerak cepat menyerahkan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia kecelakaan KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi. Santunan diberikan pada Selasa (28/4/2026), kurang dari 24 jam setelah kejadian pada Senin (27/4/2026) malam.

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyerahkan langsung santunan kepada ahli waris Adelia Rifani, yakni ayah korban Haerusli, di Bekasi.

Santunan bagi korban lainnya juga disalurkan kepada keluarga masing-masing. Untuk korban Nurlaela, santunan diterima oleh suaminya Haris Rusman. Santunan korban Ristuti Kustirahyu diserahkan kepada suaminya Suyatno. Sementara santunan korban Enggar Retno K diberikan kepada pihak keluarga sebagai ahli waris sah.

Awaluddin menegaskan, percepatan penyaluran santunan menjadi prioritas. Proses dilakukan mulai dari pendataan korban, verifikasi ahli waris, hingga penyaluran dana.

“Kami memastikan seluruh hak korban diselesaikan dengan cepat dan tepat. Ini bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, santunan diharapkan dapat segera meringankan beban keluarga korban yang ditinggalkan.

“Kami berupaya agar santunan dapat diterima secepat mungkin oleh ahli waris,” katanya.

Berdasarkan data hingga Selasa (28/4/2026) pukul 18.00 WIB, jumlah korban dalam kecelakaan tersebut mencapai 103 orang. Sebanyak 15 orang meninggal dunia dan 88 lainnya mengalami luka-luka.

Dari total korban meninggal, empat orang telah menerima santunan. Sementara 11 korban lainnya yang baru teridentifikasi masih dalam proses pendataan dan verifikasi ahli waris.

Setiap ahli waris korban meninggal dunia menerima santunan sebesar Rp50 juta dari Jasa Raharja. Selain itu, terdapat tambahan santunan sebesar Rp40 juta melalui kerja sama dengan Jasaraharja Putera.

Untuk korban luka-luka, Jasa Raharja menjamin biaya perawatan hingga maksimal Rp20 juta. Tambahan jaminan juga diberikan oleh Jasaraharja Putera hingga Rp30 juta.

Percepatan penyaluran santunan ini diharapkan dapat membantu keluarga korban dalam menghadapi masa sulit pascakecelakaan.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kapolda Sulbar Buka Musda II KBPP Polri, Dorong Keterlibatan Generasi Muda Polda Sulbar – Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) II Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Sulawesi Barat periode 2026-2031 yang berlangsung khidmat dan penuh semangat di Aula Hotel Matos Mamuju, Sabtu (25/4/26). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum KBPP Polri, Gubernur Sulawesi Barat, serta jajaran Forkopimda, PJU Polda Sulbar, Kapolres jajaran, perwakilan organisasi kepemudaan, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Dalam arahannya, Kapolda Adi Deriyan menekankan bahwa Musda ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum strategis untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kapolda juga menyoroti pentingnya regenerasi kepengurusan. Ia mengusulkan agar organisasi ini lebih agresif merekrut dan melibatkan generasi Z. “KBPP Polri memiliki potensi luar biasa dengan jumlah keluarga besar Polri yang mencapai ribuan orang. Ke depan, perlu strategi komunikasi yang tepat dan menarik. Saya ingin organisasi ini tidak hanya diisi senior, tapi juga anak-anak Gen Z. Mereka punya cara komunikasi yang lebih relevan untuk mengajak teman-temannya bergabung,” tutur Kapolda. Lebih lanjut, Kapolda menyatakan bahwa KBPP Polri bukan sekadar mitra, melainkan bagian tak terpisahkan dari keluarga Polri. Ia berharap organisasi ini dapat terlibat aktif membantu tugas-tugas kepolisian, mulai dari pembangunan Pam Swakarsa, pengamanan kegiatan, hingga pelayanan di wilayah terpencil dan pulau terluar. “Keamanan tidak datang dengan sendirinya, tapi harus diciptakan bersama. Jika kekuatan KBPP ini besar dan solid, maka tugas Polri akan sangat terbantu,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Umum KBPP Polri dalam sambutannya mengapresiasi tingginya solidaritas di Sulbar, termasuk adanya kesepakatan yang menunjukkan kekompakan organisasi. Ia mengingatkan bahwa KBPP Polri adalah organisasi tunggal yang lahir melalui TR Kapolri tahun 2021, sehingga memiliki ikatan batin yang kuat dengan institusi Polri. “Kita harus bangga menjadi bagian dari organisasi ini. Mari jaga solidaritas dan bangun sinergi dengan pemerintah dan masyarakat agar organisasi ini benar-benar adil dan bermanfaat,” tuturnya. Hal senada disampaikan Gubernur Sulawesi Barat yang menilai kehadiran KBPP Polri sangat penting sebagai wadah menghimpun kekuatan dan kontribusi nyata putra-putri Polri dalam menjaga harkat martabat bangsa serta mendukung pembangunan daerah. Acara inti dilanjutkan dengan proses musyawarah untuk memilih kepemimpinan baru periode 2026-2031. Humas Polda Sulbar
Uncategorized

Kapolda Sulbar Buka Musda II KBPP Polri, Dorong…