MAMUJU, RelasiPublik.id — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamuju Binanga Satu mulai operasikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebagai bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pemasangan tersebut dilakukan sebagai bentuk pemenuhan kewajiban setiap satuan pelayanan dan dapur MBG dalam mengelola limbah cair organik, sisa makanan, serta minyak bekas.
Proses pembangunan IPAL meliputi perencanaan desain, pemasangan instalasi, hingga uji fungsi sistem guna memastikan limbah yang dihasilkan aman sebelum dibuang ke lingkungan.
Kepala SPPG Mamuju Binanga Satu, Adelia Noviyanti Ahmad, mengatakan pemasangan IPAL merupakan bagian dari komitmen SPPG dalam menjalankan Program MBG sesuai standar pengelolaan lingkungan yang telah ditetapkan pemerintah.
Menurutnya, keberadaan IPAL sangat penting untuk memastikan limbah cair hasil aktivitas dapur dapat diolah terlebih dahulu sebelum dialirkan ke lingkungan.
Selain itu, pengelolaan sisa makanan dan minyak bekas juga dilakukan secara terpisah guna meminimalkan risiko pencemaran.
“Kami berupaya agar seluruh proses operasional dapur berjalan sesuai ketentuan, termasuk dalam pengelolaan limbah. Dengan adanya IPAL, limbah cair dapat diolah sehingga lebih aman bagi lingkungan,” ujarnya, Rabu (3/6).
Adelia menjelaskan, pembangunan IPAL saat ini masih dalam tahap pemasangan instalasi, pengujian sistem, serta evaluasi fungsi pengolahan limbah.
Setelah seluruh tahapan selesai, fasilitas tersebut diharapkan dapat beroperasi secara optimal untuk mendukung penyediaan Makan Bergizi Gratis di Mamuju.
Pemasangan IPAL juga menjadi salah satu bentuk kesiapan SPPG dalam memenuhi standar pelayanan sekaligus menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di sekitar dapur MBG.
(Hl)













