MAMUJU, RelasiPublik.id – Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Perhubungan (Perkimtanhub) Provinsi Sulawesi Barat, Maddareski Salatin, menerima kunjungan audiensi dari Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pasangkayu, Muh. Dasri, beserta jajaran Anggota Komisi II di ruang kerjanya, Senin (11/05/2025).
Pertemuan ini berfokus pada pembahasan skema pengelolaan dan optimalisasi Pelabuhan Tanasa Pasangkayu.
Turut hadir mendampingi Kadis Perkimtanhub, Kepala Bidang Pelayaran Mohammad Albar dan Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Belang-Belang, Capt. Ramlah, yang mewakili pemerintah pusat dalam fungsi pengawasan pelabuhan di wilayah tersebut.
Fokus Utama: Optimalisasi PAD dan Konektivitas Industri
Dalam audiensi tersebut, Muh. Dasri menyampaikan bahwa agenda utama kunjungan kerja DPRD Pasangkayu adalah merumuskan langkah strategis untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pelayanan kepelabuhanan dan penataan fasilitas penunjang.
Menurut Dasri, Pelabuhan Tanasa yang berlokasi di Desa Pangiang, Kecamatan Bambalamotu, merupakan aset yang sangat strategis bagi konektivitas industri di Sulawesi Barat.
“Pelabuhan ini punya potensi PAD yang besar jika dikelola secara maksimal. Oleh karena itu, kolaborasi antara eksekutif dan legislatif sangat diperlukan agar pelabuhan ini benar-benar berfungsi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi,” jelas Dasri.
Komitmen Pemerintah Provinsi
Menanggapi hal tersebut, Kadis Perkimtanhub Sulbar, Maddareski Salatin, menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti masukan tersebut ke tingkat pemerintah pusat. Ia menekankan pentingnya modernisasi sistem pelayanan agar pelabuhan daerah memiliki daya saing yang kuat.
“Kami berupaya mengintegrasikan sistem pelayanan agar lebih modern dan efisien. Kami juga akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk memastikan mekanisme pengelolaan sesuai regulasi. Bahkan, jika secara aturan memungkinkan untuk kita kelola sendiri, kami akan mengusulkan pelimpahan wewenang ke pemerintah daerah,” tegas Maddareski.
Sinergi untuk Ekonomi Daerah
Pertemuan ini diharapkan mampu menciptakan sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif dalam merumuskan kebijakan kepelabuhanan yang tepat sasaran. Penguatan peran pelabuhan sebagai “urat nadi” ekonomi daerah merupakan langkah nyata dalam mewujudkan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.
Misi tersebut berfokus pada penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel serta penyediaan pelayanan dasar yang berkualitas bagi seluruh pengguna jasa transportasi laut di Sulawesi Barat.
(*)













