MamujuSulbar

Bangun Sinergitas, KKN Universitas Muhammadiyah Mamuju Bersama Warga Desa Pati’di Lakukan Pembersihan Lingkungan

218
×

Bangun Sinergitas, KKN Universitas Muhammadiyah Mamuju Bersama Warga Desa Pati’di Lakukan Pembersihan Lingkungan

Sebarkan artikel ini

Mamuju, RelasiPublik.id — Mahasiswa  KKN (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Muhammadiyah Mamuju Angkatan Ke-II Tahun 2023 bersama Masyarakat melaksanakan pembersihan lorong taman makam pahlawan di  lingkungan  Dusun patidi, Desa Patidi, Kecamatan Simboro, kabupaten Mamuju, provinsi Sulawesi Barat, hari Sabtu (9/9/2023).

Pembersihan lingkungan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat dimasyarakat, khususnya di dusun pati’di  Guna untuk mencegah terjadinya penyebaran  Demam Berdarah Dengue (DBD).

Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Mamuju Bersama Warga Lakukan Pembersihan
KKN Universitas Muhammadiyah Mamuju Bersama Warga Dusun Pati’di Lakukan Pembersihan Drainasen Untuk Menciptakan Lingkungan Bersih Sehingga Terhindar dari Penyakit DBD

Kordinator Desa Patidi Muhammad Reza fahlevi Mengatakan” Kami melaksanakan pembersihan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih di masyarakat khususnya Dusun patidi ini, Apa lagi di dusun patidi ini telah terdapat kasus warga yang terjangkit DBD, baru-baru  ini.

Sehingga ini adalah salah satu upaya kami, dari Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Mamuju Angkatan II yang di tempatkan di desa Pati’di saat,untuk  membuat pemerintah mencegah DBD di Dusun Patidi Desa, patidi,

KkK Universitas Muhammadiyah Mamuju KKN Universitas Muhammadiyah Mamuju Bersama Warga Lakukan Pembersihan Untuk Menciptakan Lingkungan Bersih
KKN Universitas Muhammadiyah Mamuju Bersama Warga Dusun Pati’di Lakukan Pembersihan Drainasen Untuk Menciptakan Lingkungan Bersih Sehingga Terhindar Dari Penyakit DBD

Lebih lanjut irwan warga yang ikut berpartisipasi dalam pembersihan lingkungan sangat, mengapresiasi apa yang sudah di lakukan adik-adik mahasiswa kegiatan ini sangat membawa nilai positif di masyarakat.

“Apa lagi baru-baru ini beberapa warga di lorong taman makam pahlawan ini terjangkit Penyakit DBD jadi ini adalah langkah yang paling utama harus di lakukan pembersihan lingkungan.”

(HL)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *