Mamuju, RelasiPublik.id —- Tingginya angka Stunting diSulbar Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar sosialisasi program penurunan stunting bersama mitra kerja strategi, Senin (6/11/2023).
Dihadiri Kepala Dinas (Kadis) Sulbar Asran Masdy, PLT Kepala BKKBN Sulba Rezky Nurwanto, Korem 142 Taroada Tarogau Mamuju Kolonel Arm Iron Prasetyo Kabid Kedokteran Kepolisian dan Kesehatan Kepolisian (Dokkes) Polda Sulbar Kombes Pol Agung Jadi Wijanarko, dan Ketua Penggerak PKK Indahwati Nursyamsi.
Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Sulbar Resky Murwanto Mengatakan, kegiatan ini untuk mendukung gerakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar yaitu gerakan ayo ke posyandu di seluruh wilayah provinsi Sulawesi Barat.

Kami telah mengundang para mitra kerja strategi untuk berkontribusi gerakan ayo ke posyandu sehingga capaian kerja timbang di bulan November ini bisa meningkat.
” Hal ini kami dasari agar SKI keluar akhiri Desember data tersebut dapat disandingkan dengan data EPPBM sehingga data 100% balita dan baduta yang ada Sulbar dapat dilihat, Sehingga stunting ini dapat diturunkan provinsi Sulawesi Barat,” Kata Resky Murwanto Saat diwawancar selah – selah kegiatan.
Sementara Kadis Kesehatan Sulbar, Asran Masdy, mengatakan bahwa Dinkes Sulbar telah membuat program agar Sulbar terbebas dari stunting
“Ma’silambi sebagai upaya terobosan agar Sulbar merdeka dari Stunting” ujar Kadis Dinkes Sulbar. (Hl)













