Mamuju, RelasiPublik.id — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar sosialisasi Program Responsif Sahabat Anak pada Jumat (3/10/2025).
Kegiatan ini melibatkan siswa dan siswi dari SMA Negeri 1 Mamuju sebagai Pelopor dan Pelapor dalam upaya pencegahan perkawinan anak.
Sekretaris DP3AP2KB Sulbar, Nana Darmania, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari strategi pihaknya dalam menekan angka perkawinan anak di wilayah Sulawesi Barat, yang selama ini masih tergolong tinggi.
“Kami menggandeng generasi muda, khususnya pelajar, agar menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya. Mereka tidak hanya menerima informasi, tapi juga diharapkan mampu menyampaikan kembali kepada teman sebaya, keluarga, dan masyarakat,” ujar Nana.
Program ini dirancang untuk membekali para pelajar dengan pengetahuan tentang hak-hak anak, dampak negatif dari perkawinan usia dini, serta pentingnya perencanaan masa depan yang sehat dan produktif.
Lebih lanjut, Nana menambahkan bahwa peran remaja sangat krusial dalam menyuarakan isu-isu perlindungan anak.
Oleh karena itu, pendekatan edukatif kepada pelajar akan terus dilakukan secara berkelanjutan di sekolah-sekolah lain di Sulbar.
(Hl)













