MamujuSulbar

Pemprov Sulbar Salurkan 2.900 Bibit Kakao untuk Petani Desa Patidi

66
×

Pemprov Sulbar Salurkan 2.900 Bibit Kakao untuk Petani Desa Patidi

Sebarkan artikel ini

Mamuju, RelasiPublik.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Perkebunan menyalurkan sebanyak 2.900 bibit kakao kepada kelompok tani Di’ Samnesai Desa Patidi, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju.

Penyaluran bibit dilakukan Rabu (26/11) sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas tanaman perkebunan dan mendorong kesejahteraan petani lokal.

Staf Teknis Dinas Perkebunan Sulbar, Alexham, mengatakan bahwa program bantuan bibit kakao ini berjalan dengan lancar dan diterima dengan baik oleh kelompok tani Di’ Sammesai yang menjadi penerima bantuan.

“Kami telah menyalurkan 2.900 bibit kakao kepada kelompok tani. Semua berjalan lancar dan bibit diterima dengan baik,” ujarnya.

Alexham menambahkan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung sektor perkebunan, khususnya komoditas unggulan seperti kakao, yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan petani.

Program ini merupakan bagian dari visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar SDK-JSM untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulbar.

Melalui bantuan bibit unggul ini, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan hasil panen dan membuka peluang ekonomi baru di wilayah Mamuju.

Ketua kelompok tani Di Sammesai Rusli, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah provinsi, khususnya Gubernur Sulbar Suhardi Duka, atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada para petani.

“Terima kasih kepada Gubernur Sulbar Suhardi Duka telah membantu kelompok tani kami Disammesai, khususnya yang ada di Desa Patidi,” ujarnya.

Program bantuan bibit kakao ini juga dilengkapi dengan pendampingan teknis dan penguatan kapasitas kelompok tani, sehingga petani tidak hanya memperoleh bibit, tetapi juga pengetahuan dan keterampilan untuk mengelola tanaman kakao secara optimal.

Pemerintah Provinsi Sulbar menegaskan bahwa dukungan terhadap sektor perkebunan akan terus dilakukan, sebagai bagian dari strategi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat komoditas lokal yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Dengan adanya bantuan bibit kakao ini, diharapkan Desa Patidi dan sekitarnya dapat menjadi contoh keberhasilan program peningkatan produktivitas perkebunan di Sulawesi Barat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis agrikultur yang berkelanjutan.

(H)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *