Mamasa, RelasiPublik.id — Bidang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menyerahkan perlengkapan bantuan peserta didik bagi siswa tidak mampu di delapan sekolah penerima.
Sekolah tersebut yakni SMKN 1 Bambang, SMKN 1 Pana, SMKS Awara Aralle, SMKN 1 Mehalaan, SMKN 1 Mamasa, SMKS 1 Sumarorong, SMKS Mitra Nusantara, dan SMKS Talenta.
Dalam bantuan tersebut, setiap siswa menerima perlengkapan berupa tas, sepatu, baju putih, rok atau celana, buku, dasi, kaos kaki, ikat pinggang, dan topi sekolah.
Kabid SMK Disdikbud Sulbar, Irham Yakub, menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur, SDK–JSM, dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter.
Menurut Irham, bantuan ini bukan sekadar simbol kepedulian, tetapi merupakan bentuk intervensi nyata agar tidak ada siswa yang tertinggal akibat keterbatasan ekonomi.
“Sasaran utama kami adalah siswa yang benar-benar membutuhkan. Dengan bantuan ini, kami ingin memastikan tidak ada lagi peserta didik yang terkendala dalam mengikuti proses belajar hanya karena keterbatasan perlengkapan sekolah,” kata Irham, Selasa (2/12).
Ia juga berharap melalui program ini, beban orang tua dapat berkurang serta motivasi belajar siswa semakin meningkat.
Irham menambahkan bahwa enam
Kabupaten di Sulbar menjadi lokus perhatian Bidang SMK Disdikbud Sulbar karena masih banyak siswa yang membutuhkan dukungan agar dapat mengakses pendidikan secara optimal.
Sementara itu, para siswa penerima menyambut bantuan tersebut dengan penuh rasa syukur.
Salah seorang siswa dari SMKN 1 Bambang, Abdul Majid, menyampaikan bahwa bantuan ini sangat berarti bagi dirinya dan keluarganya.
“Saya berterima kasih kepada pemerintah provinsi Sulbar, khususnya Bidang SMK Disdikbud Sulbar, yang sudah memberikan perlengkapan ini. Bantuan ini sangat membantu orang tua saya. Dengan adanya bantuan ini, saya semakin semangat untuk sekolah,” ungkapnya dengan antusias.
Tidak hanya siswa, pihak sekolah dan orang tua juga mengapresiasi langkah pemerintah yang dinilai sangat tepat sasaran.
Mereka berharap program semacam ini dapat terus dilanjutkan setiap tahun, mengingat masih banyak siswa yang membutuhkan dukungan serupa, khususnya di daerah-daerah dengan kondisi ekonomi masyarakat yang belum stabil.
Penyaluran bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah provinsi terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan di Sulawesi Barat, sekaligus mempertegas peran negara dalam memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan pendidikan yang setara tanpa memandang kondisi ekonomi keluarganya.
(Hl)













