Mamuju, RelasiPublik.id — Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menyiapkan sejumlah langkah pengamanan dan pengawasan transportasi darat menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada arus mudik, arus balik, hingga puncak perayaan malam tahun baru di Pantai Manakarra, Mamuju.
Kepala Bidang LLAJ Dishub Sulbar, Akbar Atjo, mengatakan koordinasi lintas sektor menjadi fokus utama guna memastikan arus transportasi darat berjalan aman dan lancar.
“Untuk sektor darat, seperti biasanya pada momentum Nataru ini merupakan kegiatan rutin. Kami sudah terjadwal mengantisipasi lonjakan penumpang, baik arus mudik maupun arus balik, termasuk puncak malam tahun baru di Pantai Manakarra Mamuju,” ujarnya, Kamis (18/12/2025).
Dishub Sulbar juga menyiapkan posko pengawasan bersama. Mulai 20 Desember 2025, posko akan diaktifkan di Terminal Tipe A Simbuamg untuk memantau pergerakan dan peningkatan jumlah penumpang jelang Nataru.
“Kemudian pada 26 Desember 2025 kami akan membangun posko terpadu di Pantai Manakarra, Mamuju,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, Dishub Sulbar berkolaborasi dengan Polresta Mamuju, Dishub kabupaten, Jasa Raharja, serta Dinas Kesehatan untuk memantau pergerakan kendaraan selama periode Nataru.
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, pihaknya juga akan melakukan penutupan sementara di Jalan Nelayan dan Jalan Yos Sudarso, terutama saat puncak perayaan.
“Pada malam puncak Natal, kami menugaskan personel LLAJ di setiap gereja yang ada di Kabupaten Mamuju untuk mengantisipasi kemacetan di sekitar tempat ibadah,” tambahnya.
Ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga keselamatan selama perjalanan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keamanan bersama selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
(*)













