Mamasa, RelasiPublik.id — Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Barat (Sulbar) resmi memulai pekerjaan peningkatan ruas jalan Mamasa–Tabang.
Proyek infrastruktur strategis ini bertujuan memperkuat konektivitas wilayah, mengingat ruas tersebut merupakan urat nadi mobilitas masyarakat serta jalur utama distribusi logistik di Kabupaten Mamasa dan sekitarnya.
Ruas jalan Mamasa–Tabang memiliki peran vital dalam menunjang aktivitas ekonomi, sosial, hingga pelayanan publik.
Setiap hari, jalur ini dilalui kendaraan pengangkut hasil pertanian, kebutuhan pokok, serta menjadi akses utama masyarakat menuju pusat pemerintahan, pendidikan, dan layanan kesehatan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4 Wilayah Sulawesi Barat, Aries Yunus, menjelaskan bahwa proyek ini mencakup peningkatan struktur jalan sepanjang 12,85 kilometer dengan total anggaran sebesar Rp165 miliar.
“Pekerjaan ini bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur jalan nasional agar lebih kuat, aman, dan nyaman dilalui berbagai jenis kendaraan, sekaligus mengurangi risiko kerusakan akibat beban kendaraan dan faktor cuaca,” ujar Aries Yunus, Minggu (18/1).
Selain peningkatan badan jalan, proyek tersebut juga meliputi penggantian jembatan sepanjang 15 meter yang selama ini menjadi salah satu titik rawan dan kerap menghambat arus lalu lintas.
“Kondisi jembatan yang sudah tidak optimal perlu segera ditangani demi menjamin keselamatan pengguna jalan,” ungkapnya.
Penggantian jembatan ini diharapkan mampu menghilangkan potensi kemacetan serta memperlancar arus kendaraan, baik kendaraan ringan maupun angkutan barang.
Dengan infrastruktur yang lebih memadai, waktu tempuh perjalanan Mamasa–Tabang-Toraja (Prov. Sulsel) diperkirakan akan menjadi lebih efisien.
“BPJN Sulbar menegaskan seluruh pelaksanaan proyek dilakukan sesuai spesifikasi teknis dan standar keselamatan yang berlaku,” ungkapnya.
Melalui peningkatan ruas jalan Mamasa–Tabang ini, pemerintah berharap konektivitas antarwilayah di Sulawesi Barat dan Antar Provinsi semakin baik
Infrastruktur yang andal diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membuka akses pasar bagi hasil pertanian masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah pegunungan Mamasa.
(Hl)











