Uncategorized

Rapim Polda Sulbar, Tidak Lanjuti Hasil Rapim TNI-Polri dan Rapim Internal Polri

27
×

Rapim Polda Sulbar, Tidak Lanjuti Hasil Rapim TNI-Polri dan Rapim Internal Polri

Sebarkan artikel ini

Rapim Polda Sulbar, Tidak Lanjuti Hasil Rapim TNI-Polri dan Rapim Internal Polri

Polda Sulbar – Menindaklanjuti hasil rapat pimpinan TNI-Polri dan rapat pimpinan Kepolisian Republik Indonesia (Rapim Polri) internal, Polda Sulbar menggelar rapat pimpinan (Rapim) tingkat wilayah, Rabu (18/2/26) di Aula Marannu.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun strategi komprehensif dan merumuskan kesiapan penanganan dampak situasi global yang berpotensi mengganggu stabilitas nasional hingga ke tingkat daerah.

Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta yang memimpin langsung kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kondisi dunia saat ini berada pada titik yang tidak menguntungkan.

Berangkat dari arahan Presiden dan Kapolri terkait situasi terkini, Kapolda menjelaskan bahwa sejumlah konflik skala global seperti perang antara Rusia dan Ukraina, serta ketegangan geopolitik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat dan Israel, telah memberikan dampak luas yang tak bisa diabaikan.

“Dampak dari konflik tersebut tidak hanya terbatas pada wilayah yang berseteru, melainkan akan menjalar hingga Indonesia dalam bentuk krisis ekonomi dan logistik. Ini akan berdampak pada kenaikan harga bahan pokok, penurunan daya beli masyarakat (deflasi), peningkatan angka pengangguran, serta munculnya tekanan sosial dan politik. Tak hanya itu, ancaman keamanan seperti terorisme, radikalisme dan kejahatan siber juga akan semakin menguat,” jelas Kapolda.

Ia menambahkan bahwa jika situasi ekonomi masyarakat menjadi goyah dan mereka merasa tidak mendapatkan perlindungan yang memadai dari negara, risiko munculnya perlawanan serta rasa tidak percaya terhadap institusi negara akan semakin besar.

“Ketika negara tidak stabil, berbagai bentuk gangguan keamanan akan bermunculan, termasuk munculnya kebencian terhadap negara dan aparat penegak hukumnya,” ucapnya.

Menurut hasil analisis NSCI, persepsi dunia terhadap keamanan Indonesia saat ini belum optimal. Hal ini berpotensi menghambat masuknya investasi baru dan bahkan membuat investor yang sudah ada mempertimbangkan untuk menarik diri.

Sebagai institusi yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, hal ini menjadi tantangan besar yang harus kita hadapi dengan langkah konkret agar situasi di Sulbar tetap stabil, tegas Kapolda.

Untuk itu, Kapolda menetapkan 5 prioritas utama yang harus segera dijalankan oleh seluruh jajaran Polri di Sulawesi Barat:

1. Mengidentifikasi personel yang siap bertugas, ukur kekuatan logistik dan alokasi anggaran.

2. Pemetaan wilayah hukum secara detail di seluruh daerah di Sulbar untuk mengetahui potensi risiko dan titik kritis yang perlu diperhatikan.

3. Penyusunan metode penanganan mandiri untuk setiap permasalahan yang muncul di masing-masing wilayah hukum.

4. Pembangunan dan penguatan dukungan dari kekuatan pam swakarsa di setiap wilayah hukum sebagai mitra dalam menjaga stabilitas.

5. Analisis dan evaluasi berkala terhadap metode pengamanan yang telah diterapkan untuk memastikan efektivitasnya.

Selain itu, Kapolda juga menyampaikan arahan penting berdasarkan harapan Presiden kepada Polri, yaitu untuk menjadi “polisi rakyat” yang melayani dengan hati, menjunjung tinggi nilai pengabdian, kejujuran dan memberikan perlindungan tanpa jarak kepada masyarakat.

Selanjutnya, Sinergi antara TNI dan Polri juga harus terus diperkuat agar keduanya dapat menjadi institusi yang dicintai masyarakat sebagai kunci utama stabilitas nasional, tutur Kapolda.

Dalam penegakan hukum, Polri juga ditekankan untuk mengambil sikap tegas terhadap berbagai kejahatan yang merugikan negara dan masyarakat, mulai dari manipulasi perdagangan yang menyebabkan kebocoran ekonomi, korupsi, peredaran narkoba, hingga pelaku kerusuhan sosial.

Untuk mendorong kinerja unggul, pihaknya juga akan memberikan reward kepada personel yang berhasil mencatatkan prestasi.

Tak hanya fokus pada keamanan, harapan Presiden kepada Polri juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, memperkuat ketahanan pangan, penanganan bencana alam, serta MBG dan jangan melupakan sejarah sebagai pondasi yang memperkokoh rasa cinta tanah air, tambahnya.

Kapolda dalam hal ini juga menegaskan bahwa seluruh personel Polri harus menjadi teladan bagi masyarakat dengan menjunjung tinggi moralitas dan menjaga ketertiban pribadi, berdasarkan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya.

Bersamaan itu, Kapolda juga menyampaikan arahan Kapolri untuk mempercepat dan mempermudah pelayanan publik serta respons lapangan melalui SPKT, Call Center 110 dan Samapta.

Tak hanya itu, Kapolda menambahkan agar tugas lebih efektif kita juga harus mampu memahami karakteristik generasi Z sebagai bentuk investasi perubahan sosial yang jumlahnya saat ini dominan diangka 75 juta jiwa dibanding generasi lainnya.

Pendekatan yang digunakan harus berbasis dialog dan humanis, dengan respons yang cepat dan solutif, komunikasi yang sederhana dan visual, serta sikap yang tegas namun adil, sekaligus tetap menjadi teladan yang transparan, jelas Kapolda.

Sebagai bentuk komitmen terhadap integritas institusi, Kapolda memberikan perintah tegas bahwa setiap personel Polri yang melanggar aturan tidak akan mendapatkan toleransi.

“Kalau ada laporan yang terbukti benar, saya tidak perlu memberikan teguran lagi langsung saya copot. Peraturan ini berlaku bagi semua personel tanpa terkecuali,” tegas Kapolda mengutip perintah Kapolri.

Menutup paparannya, Kapolda mengingatkan seluruh peserta Rapim untuk menjadikan pengabdian kepada negara dan masyarakat sebagai ladang amal yang akan mengantarkan menuju Syurganya Allah Subuhanahu Wataalah.

Dan jangan pernah menyalahgunakan kewenangan dan kekuasaan yang diberikan, karena hal itu dapat menjerumuskan kita ke Nerakannya Allah Subuhanahu Wataalah,” pesannya.

Humas Polda Sulbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Promosikan Potensi Alam, Kapolda Sulbar Bareng PJU Jelajahi Keindahan Air Terjun Tamasapi Polda Sulbar – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, bersama Pejabat Utama (PJU) Mapolda Sulbar melakukan kegiatan ekspedisi dan peninjauan destinasi wisata alam. Rombongan Kapolda menelusuri keindahan Air Terjun Tamasapi yang terletak di kawasan Kali Mamuju, Sabtu (18/4/26). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka mengisi waktu akhir pekan (weekend) sekaligus melakukan eksplorasi potensi daerah. Tampak akrab dan santai, Kapolda beserta jajaran menempuh perjalanan menggunakan sepeda motor menuju lokasi, menikmati suasana alam dan keasrian lingkungan sekitar. Lokasi Air Terjun Tamasapi menawarkan pemandangan yang memukau dengan aliran air yang jernih serta suasana alam yang masih sangat asri dan alami. Kehadiran pimpinan tertinggi di lingkungan Polda Sulbar ini menjadi bukti perhatian besar terhadap kekayaan alam yang dimiliki daerah. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Irjen Pol Adi Deriyan menegaskan bahwa Sulawesi Barat memiliki anugerah alam yang luar biasa. Berbagai destinasi wisata yang tersebar dinilai memiliki daya tarik yang tidak kalah dengan daerah lain. “Destinasi wisata alam di Sulbar ini punya potensi yang sangat besar dan luar biasa. Keindahannya harus kita kenalkan lebih luas lagi, bahkan sampai ke kancah nasional maupun internasional,” tutur Kapolda. Menurutnya, pengembangan pariwisata bukan hanya soal keindahan semata, tetapi juga berkaitan erat dengan roda ekonomi masyarakat. Semakin banyak wisatawan yang berkunjung, maka akan semakin terbuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi warga sekitar. “Kita ingin tempat-tempat indah seperti ini dikenal banyak orang. Ketika pengunjung datang, otomatis akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” tambahnya. Kegiatan ini juga menjadi momen keakraban sekaligus bentuk dukungan nyata kepolisian dalam mempromosikan Sulbar sebagai salah satu tujuan wisata menarik di Pulau Sulawesi. Humas Polda Sulbar
Uncategorized

Promosikan Potensi Alam, Kapolda Sulbar Bareng PJU Jelajahi…

Kapolda Sulbar Terima Kunjungan KBPP, Bahas Potensi Bisnis dan Pengembangan Organisasi Polda Sulbar – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, menerima kunjungan silaturahmi dari pengurus Ikatan Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP) Wilayah Sulawesi Barat, Jumat (17/4/26) di ruang senda Mapolda. Pertemuan ini juga menjadi wadah komunikasi sekaligus membahas rencana kegiatan serta upaya pengembangan organisasi ke depannya. Dalam kesempatan tersebut, Ketua KBPP Sulbar menyampaikan bahwa kedatangan mereka selain untuk mempererat tali persaudaraan, juga dalam rangka menyampaikan undangan resmi. “Kami hadir untuk bersilaturahmi sekaligus mengundang Bapak Kapolda pada kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) yang kami selenggarakan setiap lima tahun sekali,” tutur Ketua KBPP. Ia menjelaskan, kegiatan Musda direncanakan akan digelar pada tanggal 25 April 2026. Acara ini bertujuan untuk memilih Ketua KBPP periode baru dan diharapkan akan dihadiri oleh tiga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). “Kami juga memohon dukungan agar dapat dikoordinasikan kepada para anggota, sehingga kehadiran mereka dalam acara tersebut dapat maksimal. Saat ini, jumlah anggota KBPP di Kabupaten Mamuju saja tercatat sekitar 300 orang,” tambahnya. Menanggapi hal tersebut, Kapolda memberikan apresiasi atas keaktifan organisasi dan memberikan sejumlah masukan strategis. Terkait jumlah anggota yang saat ini dinilai masih perlu ditingkatkan, Irjen Pol Adi Deriyan menyoroti pentingnya aspek kesejahteraan dan manfaat organisasi. “Untuk merangkul lebih banyak putra-putri Polri bergabung, salah satu daya tarik utamanya adalah aspek kesejahteraan. Jika organisasi ini bisa memberikan manfaat nyata, saya yakin anggotanya tidak hanya 300, tapi bisa mencapai ribuan,” tegas Kapolda. Lebih jauh, Kapolda menilai Sulawesi Barat memiliki potensi ekonomi dan sumber daya alam yang sangat besar, terutama dari sisi mineral. Menurutnya, peluang bisnis di daerah ini sangat terbuka lebar. “Sulbar adalah daerah yang sangat kaya. Dalam 5 hingga 10 tahun ke depan, perkembangannya akan sangat signifikan. Selama 8 bulan saya menjabat, kami bahkan telah menjajaki kerja sama hingga mendatangkan pihak dari Rusia untuk melihat potensi di sini,” ungkapnya. Oleh karena itu, Kapolda menyarankan agar KBPP dapat memanfaatkan peluang tersebut. “Dalam sebuah organisasi, jika anggota tidak merasakan keuntungan atau manfaat, lama-kelamaan mereka akan jenuh. Maka, mari hadirkan nilai tambah dan peluang usaha yang nyata bagi anggota,” pesannya. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Kapolda juga menyinggung sejumlah isu penting. Ia menyambut baik undangan Musda dan berharap dapat hadir jika tidak ada halangan. Kapolda juga menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas institusi. Ia menuturkan bahwa selama memimpin, setiap anggota yang terbukti terlibat pelanggaran serius seperti narkoba dan kasus asusila pasti akan diproses hukum. “Memecat anggota bukanlah prestasi, melainkan sebuah evaluasi dan kegagalan kita sebagai pimpinan. Namun, aturan tetap harus ditegakkan. Saya juga pastikan tidak ada perlakuan istimewa, semuanya diperlakukan adil,” tegasnya. Terkait penerimaan anggota Polri yang sedang berlangsung, Kapolda kembali menegaskan prinsip “Masuk Polri Itu Gratis”. Ia mengimbau agar tidak percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang, karena seluruh proses dilakukan secara terbuka dan sistem merit. Terakhir, Kapolda juga menyampaikan harapannya agar seluruh elemen masyarakat, termasuk KBPP memberikan dukungan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban. Humas Polda Sulbar
Uncategorized

Kapolda Sulbar Terima Kunjungan KBPP, Bahas Potensi Bisnis…