Mamuju, RelasiPublik.id — Sejumlah pengendara yang melintasi Jalan Trans Sulawesi, khususnya di jalur poros Mamuju–Majene, mengeluhkan maraknya aksi balapan liar yang kerap terjadi pada sore hari.
Aktivitas tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan serta mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Salah satu pengendara motor, Andika, mengungkapkan bahwa balapan liar biasanya berlangsung menjelang petang saat kondisi jalan relatif lengang.
Sekelompok remaja dengan sepeda motor berkecepatan tinggi memacu kendaraannya tanpa memperhatikan keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya.
“Sering sekali terjadi sore hari. Mereka pakai knalpot bising dan melaju kencang sekali. Sangat berbahaya karena banyak mobil dan motor lain yang lewat,” ujar Andika, Kamis (26/2).
Menurutnya, selain membahayakan para pelaku, aksi tersebut juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Pengendara lain kerap terpaksa mengurangi kecepatan bahkan menepi untuk menghindari kemungkinan tabrakan.
“Bahkan saya hampir ditabrak tadi pas lewat”, ungkapnya.
Para pengguna jalan berharap aparat kepolisian dapat meningkatkan patroli rutin di titik-titik yang kerap dijadikan arena balapan liar, termasuk di sepanjang Jalan Trans Sulawesi wilayah Mamuju.
“Saya meminta adanya penindakan tegas guna memberikan efek jera kepada para pelaku balapan liar,” tutup Andika.
(Hl)













