Uncategorized

RSUD Sulbar Berikan Edukasi Fungsi dan Layanan IGD melalui PKRS Bersama dr. Satrianti

43
×

RSUD Sulbar Berikan Edukasi Fungsi dan Layanan IGD melalui PKRS Bersama dr. Satrianti

Sebarkan artikel ini

Mamuju, RelasiPublik.id – RSUD Provinsi Sulawesi Barat melalui Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan kepada pengunjung pada Rabu, 1 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di ruang tunggu rekam medik dan disampaikan oleh dr. Satrianti bersama tim PKRS.

Edukasi ini juga sejalan dengan Panca Daya Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter melalui peningkatan literasi dan kesadaran kesehatan masyarakat.

Dalam edukasi tersebut, dr. Satrianti menjelaskan bahwa Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan unit pelayanan rumah sakit yang menangani kondisi gawat darurat dan beroperasi selama 24 jam.

“IGD berfungsi memberikan penanganan cepat pada kondisi yang mengancam nyawa, menyelamatkan nyawa pasien, mencegah kecacatan, serta menstabilkan kondisi pasien sebelum mendapatkan penanganan lanjutan,” terangnya.

Selain itu juga memberikan pemahaman mengenai kondisi yang tergolong gawat darurat, seperti nyeri dada hebat, sesak napas berat, kecelakaan lalu lintas, tidak sadar, kejang, dan perdarahan hebat. Kondisi-kondisi tersebut memerlukan penanganan segera di IGD.

Sebaliknya, masyarakat juga diedukasi terkait kondisi yang tidak termasuk gawat darurat, seperti batuk pilek biasa, demam ringan, sakit kepala ringan, kontrol penyakit kronis, serta keluhan ringan lainnya. Untuk kondisi tersebut, masyarakat disarankan memanfaatkan layanan kesehatan lain seperti puskesmas atau poliklinik.

Dalam kesempatan itu juga dijelaskan mengenai sistem triase di IGD, yaitu pengelompokan pasien berdasarkan tingkat kegawatannya. Kategori Merah merupakan kondisi yang mengancam nyawa dan harus segera ditangani, kategori Kuning adalah kondisi serius namun masih dapat menunggu, sedangkan kategori Hijau adalah kondisi ringan yang tidak memerlukan penanganan darurat segera.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa penggunaan layanan IGD yang tidak tepat dapat menyebabkan kondisi overcrowded atau IGD menjadi penuh. Hal ini berpotensi mengakibatkan penanganan pasien kritis menjadi lebih lambat, meningkatkan risiko keselamatan pasien, serta menambah beban kerja tenaga kesehatan.

Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat dr. Musadri Amir Abdullah , dalam pernyataannya menyampaikan bahwa kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari upaya rumah sakit dalam memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat.

“Kami berharap melalui edukasi ini, masyarakat dapat lebih bijak dalam memanfaatkan layanan kesehatan, khususnya IGD, sehingga pelayanan kepada pasien yang benar-benar dalam kondisi darurat dapat lebih optimal,” ujarnya.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menggunakan layanan kesehatan secara tepat, yaitu datang ke IGD hanya pada kondisi gawat darurat, sementara untuk keluhan ringan dapat memanfaatkan fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama.

Melalui kegiatan edukasi ini, RSUD Provinsi Sulawesi Barat berharap masyarakat semakin memahami fungsi dan layanan IGD sehingga dapat berperan aktif dalam mendukung pelayanan kesehatan yang optimal dan tepat sasaran. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Siaga Penuh Hari Buruh, Polda Sulbar Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif Polda Sulbar – Dalam rangka memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga dengan aman dan kondusif dalam momentum Hari Buruh Nasional, Kepolisian Daerah Sulawesi Barat menggelar Apel Siaga Kesiapan Pengamanan, Jumat (1/5/26) di Lapangan Tribrata Mapolda. Apel tersebut diikuti oleh ratusan personel yang tampak siap siaga lengkap dengan peralatan serta kendaraan operasional yang memadai. Kehadiran personel ini menjadi bukti keseriusan dan kesiapan penuh Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Sulbar. Kegiatan dipimpin langsung oleh Karo Ops Polda Sulbar, Kombes Pol Achmad Imam Rifai, dan dipantau secara langsung oleh Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, serta dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama Mapolda Sulbar. Dalam arahannya, Kombes Pol Achmad Imam Rifai menegaskan bahwa pengamanan ini dilaksanakan untuk mengawal hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. “Kita bersiaga karena adanya kegiatan masyarakat dalam rangka memperingati Hari Buruh dan menyampaikan pendapat. Menyampaikan pendapat adalah hak konstitusional mereka, maka kehadiran kita adalah untuk memberikan pelayanan agar penyampaian aspirasi tersebut berjalan tertib dan aman,” tutur Karo Ops. Lebih lanjut ia menyampaikan, sebagai aparat penegak hukum dan pengawal keamanan, personel harus mampu mengarahkan setiap kegiatan masyarakat ke arah yang positif, damai dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan. “Kami hadir untuk mengawal dan mengarahkan. Jika pun terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kesiapan personel dan peralatan hari ini adalah bentuk antisipasi terbaik kita dalam menjaga keamanan serta ketertiban umum,” tegasnya. Dengan digelarnya apel ini, Polda Sulbar memastikan seluruh elemen sudah siap diturunkan ke lapangan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat dalam melaksanakan kegiatan di hari libur nasional ini. Humas Polda Sulbar
Uncategorized

Siaga Penuh Hari Buruh, Polda Sulbar Pastikan Kamtibmas…

Hari Buruh Nasional, Kapolda Sulbar Apresiasi Peran Buruh sebagai Penggerak Ekonomi dan Pembangunan Polda Sulbar – Peringatan Hari Buruh Nasional yang jatuh setiap tanggal 1 Mei menjadi momentum penting sebagai bentuk pengakuan negara atas kontribusi besar para buruh dan pekerja. Kepolisian Daerah Sulawesi Barat juga menegaskan bahwa elemen buruh merupakan salah satu pilar strategis dalam roda pembangunan nasional serta menjadi penggerak utama ekonomi bangsa. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, melalui berbagai saluran resmi Polda Sulbar. Pihaknya turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang tinggi atas dedikasi kepada para pekerja di seluruh wilayah hukum Polda Sulbar maupun nasional. “Peringatan Hari Buruh ini merupakan bukti nyata pengakuan bahwa buruh adalah elemen yang sangat strategis. Mereka memiliki peran vital tidak hanya dalam pembangunan nasional, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi negara,” tutur Kapolda. Menurut Kapolda, kesejahteraan dan ketenangan para pekerja adalah bagian yang tidak terpisahkan dari stabilitas negara. Oleh karena itu, keberadaan mereka sangat dihargai dan didukung penuh dalam kerangka hukum yang berlaku. Di tengah peringatan hari besar ini, Irjen Pol Adi Deriyan juga berharap momentum Hari Buruh dapat diisi dengan kegiatan yang positif, tertib dan damai. “Melalui momen yang istimewa ini, saya berharap situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga dengan baik, aman dan kondusif. Mari kita jaga persatuan dan kebersamaan demi kemajuan bersama,” tutup Kapolda. Humas Polda Sulbar
Uncategorized

Hari Buruh Nasional, Kapolda Sulbar Apresiasi Peran Buruh…