Mamuju, RelasiPublik.id — Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Perhubungan (Perkimtanhub) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) memaparkan capaian kinerja Tahun Anggaran 2025 dalam forum pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulbar Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Komisi III DPRD Sulbar, Rabu (15/4).
Rapat ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Perkimtanhub Sulbar, Maddareski Salatin, bersama jajaran, dengan fokus pada penyampaian hasil pelaksanaan program dan kegiatan sepanjang tahun 2025, seperti pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) Jalan Arteri dan Jalan H. Abd. Malik Pattana Endeng, Mamuju dan pembangunan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU).
Dalam pemaparannya, Maddareski Salatin menyampaikan bahwa capaian kinerja tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Perkimtanhub dalam menjalankan program pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Sepanjang tahun 2025, kami fokus pada peningkatan kualitas infrastruktur permukiman, penguatan layanan transportasi, serta penataan administrasi pertanahan yang lebih tertib dan berkeadilan,” ujarnya.
Dinas Perkimtanhub Sulbar menegaskan komitmennya mendukung visi dan misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, khususnya dalam menghadirkan pelayanan dasar yang berkualitas bagi seluruh masyarakat.
“Meski terdapat refocusing anggaran, namun pelaksanaan program terutama program prioritas Gubernur Sulbar Suhardi Duka tetap difokuskan seperti peningkatan konektivitas, pembangunan PSU dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH),” ungkapnya.
Ia menambahkan, penyampaian capaian kinerja ini merupakan bagian dari komitmen Perkimtanhub dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas program ke depan.
“Kami terus berupaya memastikan setiap program memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta mendukung pembangunan yang merata di seluruh wilayah Sulbar,” tambahnya.
Melalui capaian yang telah diraih, Perkimtanhub Sulbar optimistis dapat terus berkontribusi dalam pembangunan daerah, serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang responsif, transparan, dan akuntabel.
(*)













