Mamuju

Kementerian Transmigrasi dan UGM Kunjungi Dinas Perkimtanhub Sulbar, Bahas Percepatan Pembangunan Mess Patriot

69
×

Kementerian Transmigrasi dan UGM Kunjungi Dinas Perkimtanhub Sulbar, Bahas Percepatan Pembangunan Mess Patriot

Sebarkan artikel ini

Mamuju, RelasiPublik.id – Perwakilan Kementerian Transmigrasi, Wirawan, bersama perwakilan Universitas Gadjah Mada (UGM), Agus, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan serta Perhubungan (Perkimtanhub) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat (13/2/2026). Kunjungan ini bertujuan membahas kesiapan lahan pembangunan Mess Patriot di Sulbar.

Berlangsung pada Jumat (13/2/2026), kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Bidang Pertanahan, Fauzan. Pertemuan ini secara khusus membahas progres dan kepastian lahan yang akan digunakan untuk pembangunan Mess Patriot di Sulbar.

Pemerintah Provinsi Sulbar telah menyiapkan total lahan seluas 50.000 meter persegi untuk kawasan tersebut. Dari luasan itu, sebanyak 20.000 meter persegi telah dibebaskan dan siap dimanfaatkan untuk tahap awal pembangunan.

Dalam pembahasan tersebut ditegaskan bahwa pembangunan Mess Patriot harus sudah rampung dan berdiri pada akhir Agustus mendatang. Target waktu ini menjadi komitmen bersama antara Kementerian Transmigrasi, UGM, dan Pemerintah Provinsi Sulbar agar fasilitas tersebut segera dapat digunakan.

Perwakilan Kementerian Transmigrasi, Wirawan, menyampaikan bahwa proyek Mess Patriot merupakan bagian dari upaya mendukung pengembangan sumber daya manusia dan kegiatan pendidikan di daerah transmigrasi dan kawasan pengembangan.

“Karena itu, percepatan realisasi pembangunan menjadi prioritas utama,” pungkasnya.

Sementara itu, Agus dari UGM menjelaskan bahwa pihaknya telah menandatangani kontrak kerja sama terkait perencanaan pembangunan Mess Patriot.

“UGM bertanggung jawab dalam aspek perencanaan teknis dan desain bangunan, termasuk memastikan standar keamanan dan ketahanan konstruksi sesuai dengan kondisi wilayah Sulbar yang rawan gempa,” ungkapnya.

Mess Patriot direncanakan dibangun menggunakan struktur baja modular dengan konsep menyerupai kontainer. Model bangunan ini dipilih karena dinilai lebih efisien, cepat dalam proses pembangunan, serta memiliki daya tahan yang kuat.

Selain itu, struktur baja yang digunakan akan dirancang khusus sebagai bangunan tahan gempa guna memberikan keamanan maksimal bagi para penghuni.

Secara kapasitas, Mess Patriot dirancang mampu menampung hingga 240 mahasiswa. Fasilitas ini diharapkan menjadi hunian representatif dan aman bagi mahasiswa yang menjalankan kegiatan pendidikan, penelitian, maupun pengabdian di Sulbar.

Kepala Bidang Pertanahan, Fauzan, menegaskan dukungan penuh dari Dinas Perkimtanhub Sulbar dalam memastikan aspek legalitas dan kesiapan lahan berjalan tanpa hambatan.

“Dengan sinergi antara Kementerian Transmigrasi, UGM, dan Pemerintah Provinsi Sulbar, pembangunan Mess Patriot diharapkan dapat selesai tepat waktu dan menjadi contoh pembangunan hunian modular berbasis struktur baja tahan gempa di kawasan timur Indonesia,” tutup Fauzan.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *