MamujuSulbar

Penutupan PAM Lebaran 2026, PT Jasa Raharja Cabang Mamuju Tegaskan Keselamatan Prioritas Utama

29
×

Penutupan PAM Lebaran 2026, PT Jasa Raharja Cabang Mamuju Tegaskan Keselamatan Prioritas Utama

Sebarkan artikel ini

Mamuju, RelasiPublik.id – PT Jasa Raharja Cabang Mamuju resmi menutup rangkaian kegiatan Pengamanan (PAM) Lebaran Tahun 2026 yang telah berlangsung selama periode arus mudik dan balik.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama lintas sektor dalam memastikan keselamatan masyarakat selama momentum Hari Raya Idul Fitri.

Kepala Cabang PT Jasa Raharja Mamuju, Rusmin Nuryadin, menyampaikan bahwa selama periode PAM Lebaran 2026 (Tgl 13 s.d 30 Maret 2026), Jasa Raharja mencatat pembayaran santunan meninggal dunia sebesar Rp.700.000.000,- (Tujuh Ratus Juta Rupiah) yang mengalami peningkatan dibandingkan periode PAM Lebaran tahun sebelumnya (Tgl. 23 Maret s.d 8 April 2025) sebesar 55,56 %.

Lebih lanjut, jumlah kejadian kecelakaan yang tercatat selama periode tersebut sebanyak 82 kejadian, yang menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan periode tahun lalu sebesar 17,14 %.

Sementara itu, dari sisi pelayanan, Jasa Raharja Cabang Mamuju telah menerbitkan 44 surat jaminan, yang juga mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya sebesar 2,33 %.

“Capaian ini menjadi komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan responsive kepada masyarakat, serta sebagai indikator penting bagi kami dalam mengevaluasi efektivitas upaya pencegahan kecelakaan”, ujar Rusmin.

Rusmin menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan PAM Lebaran tahun ini dalam menyerahkan santunan dan memberikan kepastian jaminan secara cepat, tepat, dan responsive kepada korban kecelakaan di Wilayah Provinsi Sulawesi Barat tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara PT. Jasa Raharja dengan para pemangku kepentingan, seperti kepolisian, Rumah Sakit, BPTD , Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya.

“Selama periode PAM, kami bersama stakeholder aktif melaksanakan berbagai kegiatan preventif dan edukatif, mulai dari rapat koordinasi Forum Komunikasi Lalu Lintas dengan rencana aksi survei jalur rawan kecelakaan, hingga pelaksanaan sosialisasi keselamatan melalui Safety Campaign di tingkat kecamatan dan Program PPKL di sekolah-sekolah,” jelasnya.

Selain itu, upaya lain yang dilakukan meliputi pemasangan spanduk imbauan keselamatan di titik strategis dan daerah rawan kecelakaan, pelaksanaan rampcheck bersama BPTD Sulawesi Barat, Ditlantas Sulawesi Barat, dan Dinas Perhubungan Sulawesi Barat, serta kegiatan aksi simpatik kepada petugas posko PAM Lebaran.

Tidak hanya itu, Jasa Raharja juga menyelenggarakan pelayanan kesehatan gratis yang dirangkaikan dengan pelatihan pertolongan pertama gawat darurat (PPGD) guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat di jalan raya.

Rusmin berharap, melalui berbagai langkah yang telah dilakukan, kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas dapat terus meningkat.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tertib berlalu lintas, karena setiap upaya kecil yang kita lakukan dapat menyelamatkan nyawa,” tutupnya.

Dengan berakhirnya PAM Lebaran 2026, PT Jasa Raharja Cabang Mamuju menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh pihak demi terciptanya keselamatan transportasi yang berkelanjutan.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *